6 Bulan Keliling Indonesia Habis Rp 15 Juta, Yudha Diikuti Setan

Selasa, 26 Januari 2016 10:18 Penulis: Arai Amelya
6 Bulan Keliling Indonesia Habis Rp 15 Juta, Yudha Diikuti Setan
© Instagram @ashari_yudh

Kapanlagi Plus - Tak semua orang bisa mewujudkan impiannya. Namun Ashari Yudha Pratama Putra termasuk salah satu yang beruntung. Pemuda berusia 24 tahun ini berhasil mengelilingi 27 provinsi di Indonesia semenjak Mei 2014 demi mewujudkan ambisinya berkeliling Nusantara sebelum 25 tahun pada 2016 ini. Mengelola akun Instagram @catatanbackpacker, Yudha pun banyak berbagi kisah.

"Akun @catatanbackpacker itu aku bikin sendiri sejak Februari 2015. Idenya dari diri sendiri karena saat itu aku berpikir kalau aku sudah berbulan-bulan keliling Indonesia dan sayang kalau nggak berbagi pengalaman. Aku selalu menyempatkan waktu untuk nulis entah sambil santai tidur-tiduran atau saat beres-beres.  Bisa juga di sela-sela makan atau habis salat. Pokoknya harus ada waktu untuk mengelola akun itu karena itu adalah gallery kenangan perjalananku selama ini," cerita Yudha.

Snorkling menjadi salah satu yang digemari Yudha saat jalan-jalan © Instagram @ashari_yudhSnorkling menjadi salah satu yang digemari Yudha saat jalan-jalan © Instagram @ashari_yudh

Mengaku bahwa pesan terakhir mendiang ayahnya untuk berkeliling Indonesia yang mempengaruhinya untuk jadi solo backpacker, Yudha rupanya sangat ingin berkunjung ke lembah Baliem di Wamena dan kepulauan Anambas. Sebagai solo traveller, Yudha pun merasa bebas bisa melakukan apapun. Lantas sudah berapa biaya yang dia keluarkan selama perjalanannya ini?

"Selama enam bulan perjalanan solo travelling, aku sudah habis Rp 15 juta all in. Kenapa mahal? Karena aku pindah-pindah terus setiap minggu dan jarang stay lama di satu lokasi. Palingan juga maksimal tiga minggu. Aku juga lebih suka tinggal di rumah penduduk karena bisa banyak dapat cerita sambil ngobrol dengan orang baru. Rasanya membuka pikiran karena kan isi pikiran tiap orang beda ya. Budget semua ini juga awalnya dari tabungan sendiri. Aku kan buka usaha servis laptop dan jual gorengan keliling kampus. Alhamdulillah sekarang banyak agen travel yang ngajak kerjasama," lanjut Yudha bangga.

Yudha saat berada di Curug Cimahi. Keren banget kan? © Instagram @ashari_yudhYudha saat berada di Curug Cimahi. Keren banget kan? © Instagram @ashari_yudh

Dalam wawancara by email dengan KapanLagi.com® beberapa waktu lalu ini, Yudha pun bercerita bahwa bisnis servis laptopnya pun harus berhenti sejenak karena dia sudah jadi full time traveller. Beruntung dia pun sudah menyelesaikan kuliah di Teknik Geologi Universitas Padjajaran Bandung. Lantas adakah pengalaman yang tak terlupakan selama jadi solo backpacker sejauh ini?

"Aku pernah disangka teroris saat ada bom meledak dan hampir masuk penjara. Pernah juga diikutin setan gara-gara nggak nurut sama hukum adat yang berlaku, serem! Emang sih selama travelling ada rasa kangen rumah. Palingan juga bakal telepon atau video call biar cukup ngobatin rasa rindu. Sejauh ini kesulitannya ya lebih ke makanan. Aku kan Muslim, jadi makan harus hati-hati. Sisanya aman semua. Soal biaya juga, kalau ada ayo jalan, kalau nggak ya jangan dipaksa. Meski kadang nekat sih. Pokoknya prinsipnya, 'Yang penting sampai di tujuan, hidup di sana entah gimana nanti'," tutup Yudha.

(kpl/aia)

Editor:

Arai Amelya



PLUS TERKAIT

LATEST UPDATE




REKOMENDASI