9 Foto Ini Buktikan Bahwa Masih Banyak Orang Baik di Dunia

Minggu, 09 Februari 2014 12:01 Penulis: Arai Amelya
9 Foto Ini Buktikan Bahwa Masih Banyak Orang Baik di Dunia
via buzzfeed.com


Kapanlagi Plus - Pernahkah kamu berucap 'Kehidupan di dunia ini keras' atau 'Tak ada lagi orang baik di dunia ini'? Mungkin saat kamu kesal atau mendapatkan kekecewaan dari orang-orang di sekelilingmu, pendapat seperti itu tiba-tiba bisa muncul.

Tak ada yang menyalahkan memang, tapi jangan terlalu pesimis. Karena ada lho orang-orang yang memang masih memiliki hati tulus untuk menolong. Dilansir buzzfeed.com, berikut ini di antaranya.

1. Membelikan Banyak Kopi

Pria ini adalah Dan. Setiap hari Rabu dan Kamis, Dan berkunjung ke pusat yayasan kanker dan membeli banyak sekali kopi untuk setiap pasien, suster dan dokter yang ada di sana dengan uangnya sendiri. Sungguh, perbuatan yang sangat kecil dan sederhana namun memilik makna luar biasa.

2. Voucher Gratis

Apakah kamu suka sekali mendapat voucher atau sebuah lotre yang besar? Tentunya semua orang sepertinya senang mendapatkan keberuntungan seperti itu. Tapi apakah kamu pernah berpikir bahwa orang yang memberikan hadiah lotre dan membuat orang lain senang itu lebih bahagia lagi.

Seperti orang ini yang memberikan beberapa lembar dolar atau sebuah paket gratis di mesin pengisian gas.

3. Dapat Sepeda Gratis

Anak kecil memang tak bisa menyembunyikan rasa bahagia dirinya saat mendapatkan hadiah entah besar atau kecil, entah mahal atau murah karena mereka akan bahagia. Seperti yang dialami bocah pria ini. Saat seorang pria memenangkan hadiah sepeda, pria ini langsung memberikan hadiah ini pada si bocah. Lihat wajah bahagia si bocah yang sangat priceless.

4. Terimakasih ke Dokter

Kevin Anderson patut bangga sebagai seorang dokter hewan. Pasca membantu kesembuhan seekor anjing yang ditabrak mobil, dia mendapatkan sebuah ucapan terima kasih yang mungkin tak akan pernah dia lupakan sepanjang karirnya sebagai dokter.

Ya, Kevin mendapatkan catatan dari Kilex Bryant yang bertulis, "Terima kasih sudah menyembuhkan anjingku. Aku masih menyayangi anjingku meskipun hanya memiliki tiga kaki."

5. Laundry Yang Sangat Baik

Bagi orang yang belum bekerja, memang uang adalah sebuah hal yang langka. Mereka butuh melakukan banyak hal namun kerap kali harus melupakannya karena tak memiliki uang. Bahkan seorang pengangguran saja bisa kesulitan mencuci baju di laundry karena tak punya uang.

Dan apa yang dilakukan pemilik laundry ini sangat luar biasa. Dia memberikan penawaran gratis bagi setiap pengangguran yang butuh mencuci baju untuk sebuah wawancara kerja. Cara sederhana membantu orang lain.

6. Membantu Isi Bensin

Sudah wajarnya yang namanya polisi itu memang membantu masyarakat dengan ikhlas dan tanpa pamrih, seperti apa yang dilakukan polisi ini yakni membantu mengisikan bahan bakar ke mobil. Tak menemukan corong bensin, polisi ini langsung mengambil kerucut lalu lintas untuk memasukkan bahan bakar ke mobil. Luar biasa.

7. Pecinta Kucing Yang Hebat

Apakah kamu pecinta kucing? Tentunya kamu menyadari betul jika kucing itu tak boleh basah. Seperti seseorang ini. Ya, melihat seekor kucing asyik tertidur di pinggir jalan lalu tiba-tiba hujan turun, orang ini langsung meletakkan begitu saja payung miliknya untuk melindungi si kucing agar tidak kedinginan dan basah. Sangat manis.

8. Membantu Orang Tua

Sudah menjadi hal yang wajar bila orang yang lebih muda itu membantu dan menolong orang yang lebih tua. Seperti salah seorang pekerja di restoran cepat saji Wendy's ini. Melihat ada seorang pria yang berjalan di bawah hujan, pekerja ini langsung mengambil sebuah payung besar dari meja di luar dan menutupi tubuh pria tua ini. Sungguh hal yang sangat berbudi.

9. Pasangan Setia Sampai Tua

Semua orang memang bisa jatuh cinta, namun hanya sedikit orang yang bisa menjaga cintanya. Dari sedikit itu, pasangan ini termasuk di antaranya. Mereka berjalan bersama namun baju yang mereka pakai begitu membuat siapapun tersentuh dan percaya kesetiaan cinta itu masih ada di dunia ini. Ya, mereka sudah bersama semenjak tahun 1954.

(buz/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI