Aksi Polisi Tilang Sopir Taksi Yang Berhenti Ini Hebohkan Socmed

Selasa, 26 Januari 2016 16:18 Penulis: Arai Amelya
Aksi Polisi Tilang Sopir Taksi Yang Berhenti Ini Hebohkan Socmed
Inilah polisi Abd Aziz yang dianggap ngeyel

Kapanlagi Plus - Sejak akhir pekan lalu, netizens tengah dihebohkan dengan cuplikan video dari salah satu stasiun TV mengenai kinerja dua orang polisi. Di mana polisi lalu lintas itu tampak berdebat soal aturan parkir dan berhenti dengan seorang sopir taksi tua. Aksi polisi yang ngeyel menilang si sopir taksi pun malah berbuah cibiran di kalangan pengguna internet luas.

Dalam video itu kamu bisa melihat seorang sopir taksi tua tengah berada di dalam taksinya dan berhenti sejenak. Namun si sopir rupanya berhenti dekat rambu-rambu dilarang parkir yang membuat dua orang polisi lalu lintas datang. Salah satu polisi diketahui bernama Abd Aziz pun menilang sang sopir karena mobilnya ada di pinggir jalan.

Debat pun dimulai kala si pak sopir berpendapat kalau dirinya tidak parkir. 'Saya nggak parkir. Berhenti iya lihat kompresor, tetapi nggak parkir, pak. Kalau berhenti itu saya di jok mobil, pak. Setahu saya itu tidak melanggar. Kalau mobilnya diparkir baru melanggar, pak', jelas sang sopir taksi. Tak mau kalah, polisi Aziz pun punya pendapat sendiri, 'Iya itu nggak boleh, pak. Bapak itu ngeyel, tapi bagaimanapun juga posisi kendaraan dia di area itu yang dilarang parkir. Bapak parkir tetapi di dalam mobil juga bisa. Nggak ada aturan parkir, si sopir harus di luar mobil. Surat bapak memang lengkap, tapi saya harus tetap menindak sesuai pelanggara lalu lintas'.

Tentu saja adu pendapat si sopir taksi tua dan polisi Aziz menjadi lebar. Bahkan sampai netizens memberikan penjelasan bukti dari UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam UU yang bisa kamu akses lewat Google itu, kamu bisa tahu kalau parkir adalah keadaan kendaraan berhenti atau tidak bergerak beberapa saat dan ditinggalkan pengemudinya. Sementara berhenti adalah keadaan kendaraan tidak bergerak untuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya.

Penjelasan Wishnutama dan NET TVPenjelasan Wishnutama dan NET TV

Melalui penjelasan itu, bisa dipastikan kalau si  bapak sopir taksi hanyalah berhenti dan tidak parkir. Namun si pak polisi ngeyel menilang dan membuat netizens menunjukkan simpati untuk si bapak sopir taksi. Tak ingin debat terlalu panjang, CEO NET TV yakni Wishnutama, program yang menampilkan si polisi Aziz itu pun berkomentar melalui Instagramnya, 'Terima kasih banyak teman-teman atas masukannya. Akan jadi perhatian dan akan ditindak lanjuti'.

Tak lama dari komentar Wishnutama, program 86 yang menayangkan video sopir taksi ditilang itupun juga memberi penjelasan, 'Di situ memang hanya ada larangan rambu dilarang parkir dan tak ada rambu larangan stop/berhenti karena di situ ada pasar dan aktifitas ekonomi sehingga pasti banyak masyarakat. Taksi itu berhenti dan tidak merintangi kendaraan lain sesuai pasal 105 ayat B. Harusnya cukup polisi itu memerintahkan taksi untuk jalan dan tidak berhenti tanpa ditilang. Kesalahan memang ada para proses tilang polisi dan kami minta maaf sebesar-besarnya'.

(kpl/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI