Pepaya merupakan buah tropis yang kaya serat dan antioksidan, namun apakah benar buah ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol?
Beberapa penelitian serta para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa pepaya mengandung zat-zat yang dapat berperan dalam mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Hal ini menunjukkan bahwa pepaya memang memiliki potensi untuk menurunkan kolesterol. Selain itu, rasanya yang manis membuat pepaya menjadi pilihan lezat untuk mendukung kesehatan.
Klaim bahwa pepaya bisa menurunkan kolesterol ternyata bukan sekadar mitos. Hal ini juga dibenarkan oleh dr. Ihsan Panji Santiko, Sp.PD, seorang dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit. Menurutnya, "Pepaya mengandung enzim papain yang dapat membantu memecah lemak di dalam usus," ujar dr. Ihsan pada Juni 2024, seperti yang dikutip dari ANTARA.
Advertisement
Bagaimana fakta sebenarnya? Berikut informasi lengkapnya, dirangkum oleh Kapanlagi.com, Selasa (11/2).
Manfaat pepaya dalam membantu menurunkan kolesterol terutama berasal dari kandungan nutrisinya yang kaya. Berikut beberapa komponen kunci dan perannya:
Pepaya bukan hanya buah yang segar dan lezat, tetapi juga sahabat terbaik bagi kesehatan jantung Anda! Dengan kandungan seratnya yang melimpah, pepaya berperan aktif dalam mengikat kolesterol jahat (LDL) dan membuangnya dari tubuh, sehingga kadar kolesterol dalam darah dapat berkurang.
Tak hanya itu, enzim papain yang terdapat dalam pepaya juga meningkatkan proses pencernaan, memungkinkan tubuh menyerap nutrisi dengan lebih baik dan mencegah penumpukan lemak yang bisa memicu lonjakan kolesterol.
Selain kaya serat, pepaya diperkaya dengan vitamin C, yang berfungsi sebagai antioksidan ampuh untuk mengurangi peradangan pada pembuluh darah dan menurunkan risiko penyumbatan arteri akibat plak kolesterol, penyebab utama penyakit jantung koroner.
Jadi, setelah Anda melanggar diet, ingatlah untuk kembali ke pola makan sehat dengan menghindari makanan berlemak dan memperbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah, termasuk pepaya yang menyehatkan ini.
Hindari tambahan gula atau pemanis buatan untuk mendapatkan nutrisi maksimal.
Bisa dijadikan camilan sehat di pagi atau sore hari atau dikombinasikan dengan makanan sehat lainnya, seperti oatmeal atau yogurt untuk sarapan.
Perbanyak asupan serat dari sayur dan buah. Selain itu batasi konsumsi garam maksimal 2.300 mg (2 gram) per hari. Jangan lupa rutin berolahraga untuk hasil yang lebih optimal.
"Selain asupan serat dari sayur dan buah, perhatikan asupan garam agar tidak berlebihan (dalam sehari 2.300 mg atau 2 gram), jangan lupa berolahraga," imbuh Ihsan.
Pepaya, buah yang kaya manfaat untuk kesehatan, memang menggoda untuk dinikmati, tetapi konsumsi yang berlebihan bisa berujung pada masalah pencernaan seperti diare atau perut kembung karena kandungan seratnya yang melimpah.
Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi 1-2 mangkuk pepaya segar setiap hari sebagai langkah alami menurunkan kolesterol, sembari tetap menjaga keseimbangan dengan pola makan sehat lainnya.
Jangan lupa untuk membatasi asupan lemak jenuh, menjauhi makanan olahan tinggi kolesterol, dan tetap aktif bergerak agar kadar kolesterol tetap terjaga dalam batas normal. Dengan begitu, Anda bisa merasakan manfaat pepaya tanpa risiko efek samping yang tidak diinginkan.
Ya, pepaya mengandung serat tinggi yang dapat membantu mengikat kolesterol dalam pencernaan dan membuangnya dari tubuh, serta memiliki enzim papain yang membantu memecah lemak dalam usus.
Waktu terbaik untuk mengonsumsi pepaya adalah di pagi hari sebagai bagian dari sarapan atau di sore hari sebagai camilan sehat, agar tubuh dapat memanfaatkan kandungan seratnya dengan lebih baik dalam proses pencernaan.
Ya, pepaya aman dikonsumsi setiap hari dalam jumlah yang wajar, yaitu sekitar 1–2 mangkuk per hari, asalkan tidak berlebihan dan tetap seimbang dengan pola makan sehat lainnya.
Makanan lain yang dapat membantu menurunkan kolesterol adalah sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan berlemak seperti salmon, serta buah-buahan yang kaya serat seperti apel dan alpukat.
(kpl/rmt)