8 Rekomendasi Novel Sejarah Indonesia Terbaik dan Terpopuler, Wajib Masuk Daftar Bacaan

Ada banyak novel yang menggunakan berbagai peristiwa sejarah sebagai latar belakang penceritaannya. Terbukti, tak sedikit di antara novel sejarah memakai latar waktu masa penjajahan Belanda dan peristiwa bersejarah lainnya. Bahkan, ada pula novel yang secara khusus menceritakan kisah hidup seorang tokoh bangsa. Unsur histori yang ada di novel sejarah membuat cerita yang tertulis menjadi semakin seru dan terasa terasa lebih nyata.

Penasaran, apa saja rekomendasi novel sejarah terbaik? Untuk mengetahuinya, langsung saja simak daftar ulsannya berikut ini.

Foto 1 dari 8
(credit: goodreads)

Max Havelaar jadi salah satu novel sejarah Indonesia yang paling fenomenal. Ditulis oleh seorang penulis Belanda bernama Eduard Douwes Dekker dengan nama pena Multatuli. Di masa penjajahan belanda, dia merupakan salah satu petugas pemerintahan Belanda. Namun di novelnya tersebut, dia tak segan menuliskan apa yang terjadi sebenarnya. Bagaimana penindasan yang dialami masyarakat di masa penjajahan, semua dituliskan dengan sangat berani.

Foto 2 dari 8
(credit: goodreads)

Tak melulu masa penjajahan, novel Amba karya Laksmi Pamuntjak menggunakan peristiwa G30S sebagai latar cerita. Novel ini mengisahkan tentang hubungan asmara Amba dan Bhisma. Situasi politik yang karut marut masa itu membuat hubungan mereka jadi kelabu. Di novel ini juga diceritakan bagaimana kehidupan di pengasingan Pulau Buru di masa itu. Sebuah kisah yang bakal menguras emosi pembaca.

Foto 3 dari 8
(credit: goodreads)

Leila S. Chudori menjadi salah satu penulis yang telah menelurkan beberapa karya novel sejarah. Novel berjudul Pulang adalah salah satunya. Novel ini mengisahkan tentang kehidupan tahanan politik bernama Dimas yang terperangkap di Prancis. Bisa pulang ke tanah air menjadi satu-satunya keinginan terbesarnya. Di Prancis, Dimas mempunyai seorang putri hasil pernikahannya dengan seorang wanita asli Prancis. Kehidupan sang anak sebagai anak dari tahanan politik juga tak kalah dilematis.

Foto 4 dari 8
(credit: goodreads)

Laut Bercerita juga jadi rekomendasi novel sejarah Leila S. Chudori yang tak boleh dilewatkan. Novel ini mengisahkan tentang peristiwa 1998. Di mana di masa itu, kebebasan masyarakat diberangus. Tokoh utama di buku ini bernama Biru Laut dia menjadi salah satu aktivis yang akhirnya ditangkap dan mengalami sejumlah penyiksaan. Apa yang dialami Laut tak saja menyiksa dirinya tapi juga orang-orang di sekitar, termasuk sang adik Asmara Jati yang kemudian berusaha mengungkap sejarah dan menuntut kebenaran.

Foto 5 dari 8
(credit: goodreads)

Jika kalian mencari rekomendasi novel sejarah dengan kisah romantis, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk bisa jadi jawabannya. Novel ini ditulis dengan menggunakan latar tragedi tenggelamnya kapal Van Der Wick di perairan Jawa Timur. Kisah novel ini bermula dari kisah cinta Zainudin dan Hayati yang terhalang adat istiadat. Namun takdir seolah selalu mempertemukan keduanya yang tak bisa bersatu.

Foto 6 dari 8
(credit: goodreads)

Selanjutnya di rekomendasi novel sejarah, ada novel berjudul Cantik Itu Luka. Novel karya Eka Kurniawan ini mengisahkan tokoh bernama Dewi Ayu yang cantik jelita. Dewi Ayu adalah wanita keturunan Belanda yang hidup di masa kolonial. Dewi Ayu dikenal cantik, tapi justru kecantikannya itu mengantarkan dia pada kehidupan yang memilukan. Dewi terjerumus menjadi pelacur dan melahirkan anak-anak yang cantik senasib dengannya. Hingga akhirnya, dia berdoa melahirkan anak terakhir yang buruk rupa.

Foto 7 dari 8
(credit: goodreads)

Gadis Kretek juga jadi satu novel dengan latar sejarah yang wajib dibaca. Novel Ratih Kumala ini menceritakan kehidupan sebuah keluarga Jawa di masa penjajahan. Kisahnya bermula saat sang ayah di keluarga itu yang bernama Pak Soerja sekarat dan ingin bertemu seorang wanita bernama Jeng Yah. Permintaan itu lantas membuat istri cemburu dan keluarga kalut. Anak-anak itu kemudian mulai mencari Jeng Yah. Tapi tak disangka, perjalanan mencari Jeng Yah ternyata mengantarkan mereka ke suatu hal yang tak disangka.

Foto 8 dari 8
(credit: goodreads)

Bumi Manusia menjadi salah satu rekomendasi novel sejarah yang wajib masuk daftar baca. Novel ini mengisahkan tentang seorang lelaki jawa keturunan priyayi yang dipanggil Minke. Sebagai priyayi, dia berkesempatan bersekolah di sekolah Eropa sehingga pergaulannya luas. Minke yang kritis melihat semua praktik feodalisme dari masyarakat kolonial. Suatu ketika, Minke terpikat pada seorang gadis keturunan Belanda. Namun, apa yang dimilikinya selama ini ternyata tak cukup untuk hidup bahagia bersama sang pujaan hati. Semuanya sia-sia lantaran tatanan kehidupan yang sudah terbentuk di kehidupan kolonial.

Topik Terkait

Read More

Load More