Mengenal Gelung Nusantara, Merawat Identitas Budaya Perempuan Indonesia
Sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, gelung atau sanggul memiliki beragam bentuk, pakem, dan filosofi yang berbeda di setiap daerah. Meski dikenal memiliki aturan tertentu, gelung sejatinya bukanlah praktik yang rumit.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan program Ruang Kreatif bertajuk Mengenal Gelung Nusantara, sebuah workshop yang mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan salah satu warisan budaya Indonesia yang sarat makna.
Workshop yang berlangsung pada 20 - 23 April 2026 ini dipandu oleh Mas Yudin, seorang penata rias senior yang telah berkecimpung di industri kecantikan Indonesia selama puluhan tahun.
Dengan pengalaman lebih dari empat dekade, Mas Yudin dikenal luas atas kontribusinya dalam dunia tata rias, baik untuk kebutuhan fashion, pertunjukan, maupun tatanan tradisional Nusantara, khususnya dalam momen penting seperti pernikahan.
"Kami ingin menghadirkan sebuah ruang belajar yang tidak hanya memperkenalkan ragam bentuk dan filosofi gelung dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa warisan budaya ini dapat terus relevan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bertepatan dengan semangat Hari Kartini, program ini juga menjadi bentuk upaya kami dalam mendorong perempuan Indonesia untuk terus mengeksplorasi potensi diri, sekaligus bangga terhadap identitas budayanya," ujar Renitasari Adrian, Program Director Galeri Indonesia Kaya.
Kegiatan workshop gelung ini terbagi menjadi dua kategori kelas, yaitu Kelas Profesional dan Kelas Umum. Kelas Profesional ditujukan bagi para penata rias atau penata rambut profesional yang ingin memperdalam kembali pakem gelung dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam workshop ini, peserta diperkenalkan pada ragam gelung Nusantara dari Sabang hingga Merauke, mencakup berbagai daerah seperti Sumatera Utara, Riau, Bali, Jawa Tengah, khususnya Solo sebagai salah satu akar perkembangan gelung, Kalimantan yang masih jarang diperkenalkan, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
Sementara itu, Kelas Umum terbuka bagi masyarakat luas yang ingin mempelajari teknik dasar bergelung untuk kebutuhan sehari-hari maupun acara spesial. Melalui workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang ragam gelung Nusantara yang jarang dibahas, tetapi juga keterampilan praktis dalam menata rambut, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
Melalui workshop ini, Galeri Indonesia Kaya berharap dapat mendorong generasi masa kini untuk lebih mengenal, mengapresiasi, serta melestarikan kekayaan budaya Indonesia, sejalan dengan semangat Kartini dalam memperjuangkan peran perempuan dan budaya bangsa.