Tung Tung Sahur yang Kini Mendunia, Siapa Penciptanya dan Bagaimana Bisa Viral?
tiktok.com/@noxaasht/Mark Cannataro
Meme & karakter 'Tung Tung Tung Sahur' viral dan menjadi fenomena di kalangan pengguna media sosial, terutama pada platform TikTok. Muncul selama bulan Ramadan 2025, kreator asli dari meme ini adalah seorang pengguna dengan akun @noxaasht, yang sukses menggabungkan karakter unik dengan suara kecerdasan buatan (AI).
Video yang diunggahnya menampilkan karakter 'absurd' bernama 'Tung Tung' yang bertujuan membangunkan orang untuk sahur, menjadikannya viral di berbagai platform.
Simak juga: Apa itu Fenomena Tung Tung Tung Sahur? Ini Daftar Nama Anomali yang Viral di TikTok
Kreator asli meme ini, @noxaasht, telah menciptakan konten yang unik dan menghibur. Dengan menggunakan teknologi AI, mereka berhasil menciptakan suara yang menarik dan karakter yang mudah diingat. Karakter 'Tung Tung' menjadi simbol bagi banyak orang yang ingin membangunkan teman atau keluarga untuk sahur.
Karakter Tung Tung Sahur ini menampilkan karakter animasi kentungan yang sudah dimodifikasi. Sehingga, Tung Tung Tung Sahur memiliki wajah, tangan dan kaki layaknya makhluk hidup.
Sejak diunggah hingga sekarang, terlihat konten viral tersebut telah ditonton sebanyak 90,7 juta pengguna TikTok. Hal ini menunjukkan kepopuleran karakter Tung Tung Tung Sahur.
Popularitas Tung Tung Tung Sahur ini juga merambah ke platform lain seperti Instagram, Twitter, dan YouTube. Banyak akun media sosial yang membagikan ulang video-video TikTok yang menampilkan karakter unik ini.
Selain @noxaasht, animator dan sinematografer 3D asal Toronto, Mark Cannataro, juga berperan penting dalam mempopulerkan meme ini ke kancah internasional. Versi animasi 3D yang dibuatnya berhasil menarik perhatian banyak pengguna TikTok, sehingga semakin memperluas jangkauan meme ini.
Dalam menghadapi fenomena seperti Tung Tung Tung Sahur, beberapa pihak menyoroti dampak dari fenomena anomali tersebut. Termasuk dampak terhadap brain rot atau penurunan kemampuan kognitif terutama bagi anak-anak.
Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi konsumsi media sosial anak-anak sekaligus memberikan edukasi tentang penggunaan media sosial yang sehat.