Kapanlagi.com - Korban rusuh laga Arema FC vs Persebaya Surabaya menjadi 129 Orang. Jenazah korban beberapa masih belum teridentifikasi dan masih disemayamkan di rumah sakit.
"Update yang terkonfirmasi 129 jiwa meninggal dunia. Sementara yang belum teridentifikasi di RSSA tadi 18 jenazah, katanya masih akan ada kiriman lagi (dari RS Lain)," tegas Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur di Mapolres Malang, Minggu (2/10).
Khofifah mengungkapkan, Pemprov bersama Pemkab dan Pemkot di Malang berkonsentrasi untuk penanganan para korban. Sumber daya yang dimiliki akan dikerahkan untuk penanganan para korban secara baik.
Advertisement
Khofifah juga menegaskan, RSSA tengah mengambil tindakan untuk korban tergolong berat. Sebanyak 3 Orang korban sedang ditangani oleh Rumah Sakit provinsi tersebut.
"Juga ada yang disiapkan penanganan tindakan karena tergolong berat, 3 orang," tegasnya.
"Khusus yang ditangani RSSA dalam tanggungan Pemprov Jatim. Pemprov fokus pada penanganan korban, bersama bupati dan walikota Malang," lanjutnya.
Khofifah memimpin koordinasi didampingi Gubernur dan Pangdam. Turut hadir Bupati Malang dan Kapolres Malang.
Segenap redaksi KapanLagi turut berduka cita atas meninggalnya para korban di Tragedi Kanjuruhan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan serta penghiburan.
(kpl/dar/tdr)