Aneh Tapi Nyata, 3 Negara Ini Justru Punya Budaya Ngaret

Senin, 12 Agustus 2019 07:39 Penulis: Iwan Tantomi
Aneh Tapi Nyata, 3 Negara Ini Justru Punya Budaya Ngaret
© Shutterstock

Kapanlagi Plus - Kalau menyebutkan kebiasaan buruk yang banyak dilakukan orang Indonesia, budaya ngaret mungkin yang paling sering disebut. Selain enggan menunggu orang lain, Indonesia juga dikenal menempati urutan nomor satu negara tersantai dalam daftar Lastminute.com untuk The Most Chilled Out Countries in the World.

Uniknya, kebiasaan yang seakan sudah mendarah daging ini juga menjadi budaya tersendiri di beberapa negara berikut ini.

Arab Saudi

Bagi warga Arab Saudi, waktu mungkin sudah bukan hal yang berharga. Pasalnya, mereka terbiasa untuk terlambat dari waktu yang dijanjikan, bahkan menganggap telat 30 menit hingga satu jam adalah masalah sepele. Justru orang-orang yang tampak menunggu kedatangan orang lain sambil terus melihat jam tangan dianggap kurang sopan.

Rusia

Kesabaran menjadi salah satu hal yang paling penting di budaya Rusia. Jika melakukan bisnis dengan orang-orang lokal, negosiasi dan membuat keputusan dalam rapat seringkali berjalan lambat. Hal ini juga berlaku untuk kebiasaan datang tepat waktu.

Jika kamu berstatus warganegara asing di Rusia, maka kedatanganmu diharapkan tepat waktu atau lebih awal. Tapi jangan harap akan mendapatkan perlakuan yang sama dari penduduk lokal. Selain jarang datang on time, mereka pun enggan mengucapkan maaf karena sudah terlambat.

Ekuador

Warga Ekuador juga disebut-sebut sebagai penduduk yang paling santai di dunia. Hampir semua hal di negara yang beribukota di Quito ini akan mengalami keterlambatan. Mulai dari jam kerja, pesta pernikahan, bahkan jadwal penerbangan. Lucunya, orang-orang di Ekuador menganggap terlambat 15-30 menit sebagai datang tepat waktu.

Waspadai juga jika orang Ekuador menyatakan bakal tiba dalam waktu 15 menit. Bisa jadi 15 menit itu baru dimulai setelah apa pun yang mereka lakukan, baik itu mengunjungi teman atau menyelesaikan pekerjaan.

Ternyata ada juga negara yang memiliki budaya ngaret yang kurang lebih sama, bahkan lebih parah dari Indonesia. Namun, nggak semua orang Indonesia memiliki kebiasaan terlambat, kok. Selain menghargai waktu dan usaha orang lain, mereka pun sering sebal kalau janjian dengan mereka yang hobi ngaret.

Nggak bisa disangkal, perjuangan untuk datang #AntiNgaret memang luar biasa, apalagi untuk mengejar hal-hal yang berarti dalam hidupmu. Untungnya, ada GrabBike yang selalu siap membawamu menjadi pejuang #AntiNgaret dengan menyediakan armada kendaraan yang memadai dan 4 kemudahan ini. Mulai dari 5 juta titik jemput, layanan GrabNow yang memudahkanmu mendapat mitra pengemudi terdekat, fitur Venues yang memandumu ke lokasi penjemputan dengan bantuan foto dan teks, hingga fitur Saved Places yang mempersingkat waktu pemesanan.

Demi mengejar impian dan tak ingin kehilangan momentum yang berharga, manfaatkan program #AntiNgaret dari GrabBike. Penasaran? Baca informasi selengkapnya instagram, @GrabID.

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI