Berburu Kuliner Aceh yang Kaya Rasa dan Wajib Dicoba

Sabtu, 28 November 2015 08:01 Penulis: Editor KapanLagi.com
Berburu Kuliner Aceh yang Kaya Rasa dan Wajib Dicoba
© shutterstock

Kapanlagi Plus - Kurang pas jika berlibur di Aceh namun tidak menyicipi kulinernya. Pilihan makanannya sangat lezat dan membuat kamu ketagihan untuk mencobanya lagi, terlebih setelah seharian menjelajah bumi serambi Mekkah. Bukti bahwa orang Aceh doyan makan bisa dilihat dengan banyaknya jumlah tempat makan dan restoran dari berbagai kelas. Belum lagi makanan yang kaya bumbu dan rasa karena perpaduan kebudayaan seperti Arab, India, Siam, Spanyol dan banyak lagi.

Yuk cicipi menu khas Aceh yang patut dicoba selama berada di sana.

Ayam Tangkap

(c) rasamasa.com(c) rasamasa.com


Tiba di Aceh, kamu harus mencoba kelezatan Ayam Tangkap yang kaya dengan bumbu. Semua tempat makan di Aceh menyediakan menu ini, tetapi yang paling menendang rasanya ada di Ayam Tangkap Cut Dek yang berada di Jalan Raya Banda Aceh, Lambaro Banda Aceh, Nangroe Aceh Darusalam. Harga per ekor Rp 60.000 dan bisa dimakan untuk 4 hingga 5 orang.

(c) cut-may.blogspot.com(c) cut-may.blogspot.com

Travelers, di dekat Jalan Raya banda Aceh tersedia beberapa penginapan untuk dipilih agar lebih puas saat menikmati Ayam Tangkap. Kamu bisa menginap sesuai budget dan fasilitas yang dinginkan seperti di Hermes Palace Hotel, Hotel Medan, Oasis Atjeh Hotel, Permata Hati Hotel dan The Pade Hotel.

Mie Aceh

(c) www.loveaceh.com(c) www.loveaceh.com


Menu berikutnya yang akan mengganjal perut adalah mie Aceh yang namanya sudah kondang di mana-mana. Namun menyicipi langsung di tempat asalnya akan memberikan sensasi serta pengalaman yang tak terlupakan, terlebih penggunaan bumbu tradisonal yang masih dipegang erat. Di Banda Aceh, lokasi Mie Aceh yang terkenal adalah Mie Razali di daerah Peunayong dengan harga per prosi Rp 12.000.

(c) adiputro.wordpress.com(c) adiputro.wordpress.com

Peunanyong merupakan destinasi bagi para pemuja kuliner. Bagi wistawan yang ingin menyicipi menu khas Aceh setiap saat bisa menginap di Medan Hotel yang terletak tepat di depan Rex Peunanyong.

Sate Matang

© atjehliterature.blogspot.com© atjehliterature.blogspot.com


Sate memang menu yang umum dan banyak jenisnya, namun setiap daerah memiliki kekhasan dan olahan tersendiri. Di Aceh ada Sate Matang yang berbahan dasar daging sapi atau kambing dengan potongan yang besar dan disajikan dengan bumbu kacang, nasi dan kuah kaldu yang rasanya gurih. Banyak rumah makan yang menyajikan Sate Matang, namun yang paling nikmat ada di REX Peunayong dengan harga Rp 20.000 per porsi.

Daerah Rex Peunayong merupakan tempat yang pas bagi para travelers yang doyan jajan, terlebih harga makanan juga tidak terlalu mahal. Agar tak terlalu jauh saat mencari makan malam, cobalah pilih untuk menginap di Medan Hotel atau Siwah Hotel yang tak terlalu jauh dari lokasi.

Martabak Aceh

© id.openrice.com© id.openrice.com


Martabak aceh berbeda dengan martabak yang dijual di daerah lainnya. Martabak Aceh menggunakan kulit lumpia yang dibalut telur dan telah dicampuri dengan bawang merah, cabe dan daun bawang. Harga seporsi dijual Rp 7000 dan bisa ditemukan di REX Peunayong, Lee Kareng, Helsinki, Dhapu Kupi dan lainnya.

Di dekat Dhapu Kupi terdapat hotel yang bisa menjadi destinasi untuk menginap. Wisatawan bisa memilih untuk menginap di Oasis Atjeh Hotel atau di Grand Nanggroe Hotel.

Sanger

© www.dhapukupi.com© www.dhapukupi.com


Kopi Aceh memang sudah terkenal rasanya, namun ada satu minuman yang harus kamu coba ketika berada di Aceh. Sanger namanya, seperti kopi namun ini percampuran dari kopi, susu dan sedikit gula. Istilah ini muncul dari kata Sange yang menggambarkan rasa antara kopi dan susu. Rasanya segar dan masih terasa kopinya dan bisa dinikmati dengan roti canai atau, martabak Aceh dan jajanan lainnya. Banyak ditemukan di setiap kedai-kedai kopi di Aceh dan dijual seharga Rp 5000 hingga Rp 8000 per cangkir.

Untuk mencicipi kuliner khas Aceh, sobat travelers tak perlu bingung karena banyak maskapai yang menuju ke sana. Tiket penerbangan mulai dari Rp 1,2 juta hingga Rp 3.1 juta. Tips berhematnya sederhana, bookinglah jauh-jauh hari untuk mendapatkan potongan harga atau sering cek paket promo yang ditawarkan oleh maskapai.

© hegaradyatma.blogspot.com© hegaradyatma.blogspot.com

Setiba di bandara Sultan Iskandar Muda, untuk menuju ke kota bisa menggunakan jasa Bus Damri dengan jam operasional mulai dari 06.00 hingga 17.00 dengan tarif Rp 20.000 dan jarak tempuh sekitar 30 hingga 45 menit. Alternatif lain juga bisa menggunakan Taksi Bandara yang tarifnya sekitar Rp 90.000 untuk menuju ke pusat kota, untuk tarif lainnya bisa dilihat di papan pengumuman di pemberhentian taksi bandara. Travelers bisa juga menggnakan jasa penjemputan yang diberikan oleh pihak hotel.

Jalan-jalan sambil menyicipi kuliner memang sangat menyenangkan. Penat dan lelah seharian terisi kembali dan siap untuk berjalan untuk menjelajah wisata alam di Aceh yang begitu mempesona. Selamat berlibur dan temukan keunikan kuliner Aceh!

(kpl/fa//it)



MORE STORIES




REKOMENDASI