Bertapa Hingga Meninggal, 17 Tahun Jasad Biksu Ini Masih Awet

Rabu, 15 April 2015 12:48 Penulis: Ahmad Ghulam Al Aufa
Bertapa Hingga Meninggal, 17 Tahun Jasad Biksu Ini Masih Awet
©netease

Kapanlagi Plus - Seorang biksu Budha memutuskan mengakhiri hidupnya dengan bersemedi hingga meninggal dunia. Dia sudah melakukan melakukan hal ini 17 tahun yang lalu. Luar biasanya, jasadnya yang disimpan di dalam sebuah ruang kristal ini masih terlihat utuh.

Adalah Wu Yunqing, pelaku ritual khusus ini. Dia terlahir di desa Yuding di kota Xinciang. Dia memutuskan menjadi biksu pada saat berusia 15 tahun. Sebelumnya, dia ditinggal oleh kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia.

Jasad utuh ini bisa dilihat di sebuah kuil Lingquan yang terletak di kota Anyang, provinsi Henan, Tiongkok. Jika diperhatikan, tubuh biksu ini masih memiliki kulit relatif utuh. Jenggot dan lekuk wajahnya pun relatif tidak mengalami pembusukan yang begitu banyak.

Foto Wu saat hidup, dan setelah meninggal. Tak satu pun sorot mata melewatkan tubuh Wu yang ditempatkan di sudut kuil Lingquan. ©neteaseFoto Wu saat hidup, dan setelah meninggal. Tak satu pun sorot mata melewatkan tubuh Wu yang ditempatkan di sudut kuil Lingquan. ©netease

Wu melakukan hal ini sebagai salah satu langkah ritual religiusnya. Sebelum melakukan hal ini, Wu berwasiat kepada muridnya untuk menaruh raganya di sebuah tabung kaca. Tidak lama kemudian, jasadnya disemayamkan di kuil Lingquan.

Pada tahun 2000, tabung besar tersebut akhirnya di angkat kembali oleh pemerintah lokal setempat dan dipertunjukkan untuk umum. Jelas sekali terlihat kulit Wu masih menempel. Hanya daging dan cairan tubuhnya saja yang sudah menghilang. Menurut dokter ahli di Tiongkok, jasad Wu memang sudah direndam di dalam cairan formalin sesaat setelah dia meninggal.

Sebuah keputusan luar biasa bagi seorang biksu religius seperti Wu.

(sha/ghl)



MORE STORIES




REKOMENDASI