Bukannya Wajah Yang Siap Difoto, Tapi Bagian Pribadi!

Sabtu, 08 Februari 2014 12:01 Penulis: Arai Amelya
Bukannya Wajah Yang Siap Difoto, Tapi Bagian Pribadi!
foto via oddee.com


Kapanlagi Plus - Kamu tentunya sudah sangat biasa sekali dengan yang namanya teknologi. Ya, dengan semakin berkembangnya segala hal dalam kehidupan ini maka semakin banyak pula orang-orang yang makin lihat memilih gadget yang mereka butuhkan.

Salah satunya ialah kamera yang saat ini memiliki alat pendeteksi wajah. Dengan program itu maka kamu bisa dengan mudah menamai siapa saja yang ikut terfoto dalam satu frame. Tapi rupanya program itu juga pernah melakukan kesalahah lho, seperti apa ya? Dilansir oddee.com, berikut di antaranya.

1. Wajah di Perut Harimau

Pernahkah kamu menyadari pola di kulit harimau itu bisa menjadi bentuk wajah? Tentunya kamu akan menemukannya dalam perut bayi harimau ini. Alih-alih Facebook memindai bagian wajahnya, Facebook justru memilih pola kulit di bagian perut si bayi harimau sebagai wajah...

2. Kok (Maaf) Pantat Masuk

Ini adalah bukti lain jika program deteksi wajah di Facebook pernah melakukan kesalahan. Bayangkan saja, dari enam bagian foto yang ada, ada satu bagian di mana Facebook menganggap (maaf) pantat seseorang sebagai wajah. Waduh, siapa yang salah dong?

3. Lutut Dianggap Wajah

Kamu pasti kerap kali memposting sebuah foto ke Facebook lalu oleh program deteksi wajahnya, Facebook akan membantumu menemukan siapa saja yang ada di foto tersebut. Seperti wanita ini, benar jika wajahnya memang ada. Tapi mengapa Facebook harus menganggap lututnya sebuah wajah? Apakah ada mata dan hidung di sana?

4. Wajah Bayi Tak Terdeteksi

Kalau ini program pendeteksi wajahnya lebih lucu lagi. Alih-alih menemukan wajah si bayi yang jelas-jelas menjadi obyek foto, namun justru meng-capture wajah dari gambar yang ada di sprei kasur si bayi. Apakah wajah karena mata si bayi tampak tidak menghadap ke kamera?

5. Mata Kecil Tak Terbaca

Beberapa orang yang memiliki karunia mata yang sipit alias kecil memang kalau tersenyum kedua matanya akan tertarik dan semakin terlihat kecil seakan menghilang. Mungkin karena alasan seperti itu, program deteksi wajah di kamera ini tak menemukan di mana wajahnya. Sungguh cukup rasis.

6. Labu Termasuk Wajah

Apakah kamu tahu kalau labu yang dipakai saat Halloween itu mirip dengan wajah seseorang? Tentunya tahu. Bahkan beberapa seniman yang memahat labu dengan begitu bagus bisa membuatnya benar-benar tampak seperti wajah hingga program face detected mengira labu itu sebagai wajah seseorang.

7. Patung Juga Punya Wajah

Abraham Lincoln adalah salah satu ikon historis dalam kebudayaan Amerika Serikat. Jasanya yang besar membuat Lincoln diabadikan sebagai patung besar yang bahkan program pendeteksi wajah di era modern bisa mengenali patung itu sebagai wajah seseorang. Wah, sungguh bernilai sejarah sekali ya gadget-nya.

8. Deteksi Wajah Yang Rasis

Oke, program deteksi wajah di gadget ini melakukan tugasnya dengan tepat yakni meng-capture wajah semua orang di layar. Semua? Eits, kok ada seseorang yang wajahnya tidak terbaca? Dan mengapa orang kulit hitam? Wah, ada yang keliru ini ya. Ini terlalu rasis.

9. Kok Malah ke Dada Wanita

Beberapa kamera memang memakai program pendeteksi wajah agar bisa mendapatkan fokus yang tepat, tak terkecuali kamera merk Nikon yang sudah populer di tingkat dunia ini. Oke, program face detected memang menangkap empat wajah di sana dengan fokus utama dua orang wanita ini.

Tapi ehmmm, kok bagian dada wanita itu terdeteksi juga sebagai wajah ya? Apakah karena wanita itu memakai baju dengan belahan dada terlalu rendah? Yah, namanya juga program kerap melakukan kesalahan.

10. Ups, Bagian Pribadi Terfoto!

Wah ini, ini program deteksi wajah yang cukup usil. Alih-alih menemukan wajah seseorang yang ada di frame foto, justru si program memindai bagian pribadi seorang pria. Wew, kenapa bisa seperti itu ya? Apakah si program deteksi wajah memiliki sudut pandang yang cabul? Bagaimana menurutmu?

(odd/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI