CEO AirAsia, Tony Fernandes Kirim Pesan Sendu Atas Insiden QZ8501

Selasa, 13 Januari 2015 14:10 Penulis: Arai Amelya
CEO AirAsia, Tony Fernandes Kirim Pesan Sendu Atas Insiden QZ8501
Tony Fernandes ©One India

Kapanlagi Plus - Insiden yang menimpa pesawat AirAsia QZ8501 pada Minggu, 28 Desember 2014 pagi lalu memang begitu menyedihkan. Tak hanya bagi keluarga sekitar 162 penumpang yang ada dalam pesawat itu, tetapi juga bagi Tony Fernandes. Pendiri sekaligus CEO maskapai AirAsia ini tak bisa menutupi kepedihan dalam hatinya.

Dalam 13 tahun perjalanan AirAsia, Tony secara jujur mengungkapkan bahwa insiden pesawat rute Surabaya-Singapura yang dipastikan jatuh di perairan laut Jawa itu benar-benar mengoyak hatinya. Bagi Tony, kejadian ini adalah masa tersulit dalam hidupnya semenjak mendirikan AirAsia belasan tahun silam.

Meskipun begitu, Tony sadar jika sebuah duka tak akan bisa membantu seseorang untuk kembali berusaha. Melalui sebuah pesan pribadi yang dia kirimkan lewat email, Tony tak lupa mengucapkan terima kasih atas banyaknya dukungan yang diberikan kepada AirAsia.

"Ungkapan kasih dan motivasi Anda menguatkan tekad kami untuk jadi lebih baik. Yakinlah, kami berkomitmen untuk mengevaluasi dan menyempurnakan produk serta layanan kami. Kami semakin fokus untuk memberikan yang terbaik bagi Anda. Sekalipun ini adalah masa-masa terberat, kami akan tetap jadi yang terbaik," tulis Tony.

Dengan beban dan tanggung jawab besar akan masa depan AirAsia, pria berusia 50 tahun inipun tetap mengajak semua orang turut berdoa atar korban QZ8501. Tony seolah memberikan contoh bahwa seorang pemimpin yang baik tak akan lari dari masalah seberat apapun. Terbukti, hanya beberapa jam setelah QZ8501 dikabarkan hilang kontak, pria berdarah India dari sang ayah ini langsung terbang ke Surabaya.

Tetap berusaha tegar, Tony langsung menemui keluarga korban yang menangis histeris kala itu. Padahal jauh di hatinya, Tony juga merasakan kepedihan luar biasa, "Hatiku dipenuhi oleh kesedihan untuk seluruh keluarga korban QZ8501. Atas nama AirAsia, saya berduka atas kalian semua. Kata-kata tak bisa mengungkapkan betapa besarnya kepedihan dan penyesalan saya."

(kpl/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI