Hari AIDS Sedunia, Penderita di Indonesia Tembus 200 Ribu Orang

Selasa, 01 Desember 2015 13:48 Penulis: Lusi Vita
Hari AIDS Sedunia, Penderita di Indonesia Tembus 200 Ribu Orang
Ilustrasi peringatan 'Hari AIDS Sedunia' tanggal 01 Desember 2015 ©Imgur

Kapanlagi Plus - Ini hari apa ya, kok banyak sekali simbol pita merah berbentuk 'V' terbalik bertebaran di mana-mana? Bukan hanya pita lho, hari ini juga banyak sekali hashtag yang di jejaring sosial yang mengucapkan selamat atau berikan dukungan melawan virus HiV/AIDS.

Sebabnya, tepat di hari ini tanggal 01 Desember memang sudah lama disepakati sebagai peringatan 'Hari AIDS Sedunia'. Peringatan ini bisa dibilang sangat penting lho, karena setidaknya ada satu hari yang bakal mengingatkan kita soal kepedulian dan keprihatinan terhadap penyakit yang berdampak pada kematian tersebut.

Menurut sejarahnya, ide peringatan 'Hari AIDS Sedunia' ini awalnya dicetuskan oleh James W. Bunn dan Thomas Netter pada Program AIDS Global Organisasi Kesehatan Sedunia di Jenewa, Swiss pada tahun 1987. Alhasil sejak saat itu, peringatan ini pun terus gencar dilakukan hingga sekarang.

Berbicara soal penyakit yang wajib diwaspadai ini, tentu kita bertanya-tanya soal tolak ukur faktor risiko penyakit tersebut saat ini. Di mana tanpa kita sadari penyakit ini tidak hanya mengalami peningkatan di luar negeri saja, tapi juga di Indonesia.

Fakta yang mencengangkan bahwa angka penderita HIV/AIDS di Indonesia ini tembus 200 ribu orang lebih ©Ilustrasi.NytimesFakta yang mencengangkan bahwa angka penderita HIV/AIDS di Indonesia ini tembus 200 ribu orang lebih ©Ilustrasi.Nytimes

Menurut pendiri Yayasan yang peduli dengan penanganan HIV dan AIDS 'Syair', Yudie Oktav mengungkapkan dengan gamblang melalui wawancara dengan Tim Kapanlagi.com bahwa jumlah kumulatif kasus HIV dan AIDS di Indonesia terus meningkat. Di mana, data resmi dari Departemen Kesehatan RI, jumlah kumulatif HIV dan AIDS hingga kuartal pertama 2015 ini sudah mencapai lebih dari 233.000 kasus yakni HIV sebanyak 167.350 kasus dan AIDS 66.835 kasus.

"Itu yang terdata resmi, kenyataannya tentu jauh lebih besar" ungkap Yudie Oktav pada Tim Kapanlagi.com saat wawancara berlangsung.

"Biasanya estimasi di lapangan adalah 7 bahkan sampai 10 kali lipat dari data resmi, sehingga bisa jadi kasus HIV dan AIDS di Indonesia sudah mencapai 2 juta kasus" lanjutnya.

Apalagi menurut Yudie, kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan dan bisa terus meningkat cepat karena banyak sekali orang yang Hidup dengan HIV dan AIDS tanpa menyadari dirinya sudah positif. Sehingga, dengan mudahnya penderita menularkan kepada orang lain baik itu ke pasangan bahkan ke anaknya. Wah, bagaimana menurutmu soal fakta yang mencengangkan ini ya?

(kpl/ded/vit)

Reporter:

Dedi Rahmadi



MORE STORIES




REKOMENDASI