Heboh Kemunculan Makhluk Misterius di Kalimantan, Seperti Apa?

Senin, 21 November 2016 17:18 Penulis: Agista Rully
Heboh Kemunculan Makhluk Misterius di Kalimantan, Seperti Apa?
© dream.co.id

Kapanlagi Plus - Beberapa waktu telah muncul video makhluk misterius yang menghebohkan di Kalimantan. Makhluk yang sempat dikira gollum tersebut menggegerkan warga karena bentukannya yang aneh. Hewan tersebut hanya dibalut oleh kulit berwarna gelap dan berperawakan kurus.

Hewan yang muncul di kebun kelapa sawit di kawasan Bintangor-Sibu itu ternyata adalah seekor beruang madu. Beruang itu berbeda dengan beruang pada umumnya sehingga orang-orang tidak mengenalinya sebagai beruang.

Beruang madu yang biasanya tinggi besar dan berbulu lebat berbeda dengan beruang yang terekam dalam video yang menghebohkan ini. Beruang itu kurus dan tidak memiliki bulu layaknya beruang pada umumnya.Bahkan dalam video tersebut, si Beruang berjalan tertatih-tatih karena dipukul oleh pekerja perkebunan sawit.

Pendiri Bornean Sun Bear Conservation Center, Wong Siew Te mengatakan sesuatu yang buruk telah terjadi pada beruang tersebut. "Beruang itu mungkin keracunan pestisida atau herbisida," ujar Wong seperti yang dilansir dari The Star.

Jika hal tersebut benar, maka keselamatan beruang madu di Kalimantan sedang terancam. Sebab paparan zat kimia yang berlebihan tersebut tidak hanya berefek pada seekor beruang saja namun juga beruang lain yang hidup di hutan Kalimantan. "Ini masalah kronis." tambah Wong.

Kemungkinan kedua selain paparan bahan kimia adalah penyakit yang disebabkan parasit. Parasit yang hinggap pada beruang tersebut menjadi faktor beruang tersebut tak berbulu. "Ada beberapa parasit seperti tungau yang dapat menyebabkan hewan kehilangan rambut mereka." lanjut Wong.

"Atau kemungkinan ketiga adalah penyakit yang belum ditemukan." tambahnya. Oleh sebab itu, Wong meminta bantuan pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh di tempat pengambilan video tersebut. Agar penyelamatan beruang dapat sesegera mungkin dilakukan.

(kpl/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI