Ima, Mantan TKW Asal Malang Yang Jadi Penasehat Obama di AS

Selasa, 26 Juli 2016 12:18 Penulis: Arai Amelya
Ima, Mantan TKW Asal Malang Yang Jadi Penasehat Obama di AS
Ima Matul Maisaroh © Indonesian Lantern

Kapanlagi Plus - Ada kalanya mereka yang punya masa lalu sangat kelam, justru bisa merangkai masa depan begitu cemerlang. Hal itulah yang dialami Ima Matul Maisaroh. Tak ada yang menduga kalau perempuan asal desa Gondanglegi, kabupaten Malang, Jawa Timur itu adalah salah satu anggota Dewan Penasehat Perdagangan Manusia Presiden Barack Obama di Amerika Serikat sana. Wah, kok bisa sih?

Sepak terjang perempuan berusia 33 tahun yang bersekolah di sebuah MTs di Gondanglegi itu bermula pada 1997 saat dia berusia 17 tahun. Ima yang putus sekolah saat duduk di bangku kelas 1 SMA Khoirudin Gondanglegi itu bekerja sebagai pembantu rumah tangga pengusaha interior desainer asal Indonesia yang tinggal di Los Angeles. Tiga tahun bekerja, Ima justru mendapatkan siksaan.

Ima berpose dengan Presiden Obama © Indonesian LanternIma berpose dengan Presiden Obama © Indonesian Lantern



Mulai awal kerja, paspor Ima langsung ditahan oleh majikannya. Selama jadi pembantu, Ima harus bekerja lebih dari 12 jam dan hampir setiap hari disika serta dipukul majikannya hingga punya bekas luka di kepalanya. Dalam kondisi tak bisa berbahasa Inggris, Ima pun memberanikan diri menulis pesan permintaan tolong kepada seorang penjaga bayi tetangganya.

Tetangga inilah yang menolong Ima kabur dari rumah majikannya dan diantar ke kantor CAST (Coalition to Abolish Slavery & Traficking). Beberapa bulan tinggal di penampungan kaum gelandangan, Ima pun akhirnya bisa tinggal di rumah layak dan bekerja di CAST. Meski mendapatkan paspor, sang majikan rupanya tidak membayar gajinya. Ima pun berlapang dada dan enggan menuntut majikan yang masih dia ingat itu, seperti dilansir Indonesian Lantern.

Ima bersama Presiden Obama dan mantan Presiden Bill Clinton © Indonesian LanternIma bersama Presiden Obama dan mantan Presiden Bill Clinton © Indonesian Lantern



Bertekad hidupnya lebih baik dan tak mau ada orang yang bernasib sama, Ima pun menjadi staf CAST sejak tahun 2012. Menjabat sebagai organisator/koordinator para korban Perbudakan dan Perdagangan Manusia CAST, karir Ima makin menajak dan diundang ke berbagai pertemuan tingkat tinggi di Washington DC. Bagi Ima, bertemu dengan pejabat tinggi seperti Menteri Luar Negeri John Kerry atau Presiden Obama adalah hal yang pernah dia lakukan.

Kini bersama belasan senator dan pembicara bergengsi lain, Ima akan tampil di panggung utama Stadion Wells Fargo pada Selasa (26/7) ini atas undangan Komite Nasional Partai Demokrat. Di ajang itu, Partai Demokrat akan resmi memilih Hilary Clinton sebagai kandidat utama Capres dari Partai Demokrat untuk Pilpres AS pada November 2016. Sungguh, ternyata seorang perempuan desa nan mungil bisa jadi salah satu orang kepercayaan Presiden negeri adi kuasa.

(kpl/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI