Ingin Jadikan Lingkungan Lebih Hijau, Anak Muda Medan Bentuk Startup Kepul

Selasa, 07 Agustus 2018 07:49 Penulis: Zaki Mursidan Baldan
Ingin Jadikan Lingkungan Lebih Hijau, Anak Muda Medan Bentuk Startup Kepul
(c) Kepul Project

Kapanlagi Plus - Permasalahan sampah bukan hanya dihadapi satu daerah saja, tapi juga terjadi di mana saja, terutama kota-kota besar. Hal ini mendorong anak-anak muda yang punya keinginan menjadikan lingkungan lebih bersih dan hijau, dengan merintis startup pengelolaan sampah.

Tema ini cukup banyak bermunculan di The NextDev 2018, sebagai platform early stage startup yang memberi kesempatan seluas-luasnya bagi startup tahap pertama. Mulai dari Garda Pangan dari Surabaya, Litterasi, MoreTrash, dan Sampahmuda dari Semarang, serta Simalu dari Denpasar. Batam pun tak mau kalah dengan menghadirkan Kepul yang diinisiasi oleh anak-anak muda dari Universitas Sumatera Utara.

Mudahkan Pengelolaan Sampah

A post shared by KEPUL (@kepul.id) on Jul 20, 2018 at 7:24am PDT

Bagi negara maju, mendaur ulang sampah sendiri sudah bukan hal yang baru. Tapi konsep ini masih terbilang asing untuk diterapkan di Indonesia, khususnya di Medan. Hanya sedikit orang yang punya keahlian untuk melakukan Recycle atau tidak punya banyak waktu untuk langsung menjualnya ke pengepul. Hal ini ditangkap sebagai peluang untuk merintis startup yang dinamai Kepul. Layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengatasi masalah sampah maupun barang-barang bekas.

Cara Kerja Kepul

A post shared by KEPUL (@kepul.id) on Aug 9, 2018 at 4:05am PDT

Lewat aplikasi smartphone, siapa saja bisa menjual sampah atau barang bekas yang dihargai sesuai dengan jenisnya. Berbekal sistem pencarian melalui GPS yang terintegrasi pada aplikasi, Kepul langsung mencari pengepul terdekat di lokasimu. Setelah dipesan, pengepul akan langsung mengambil barang-barang yang akan dijual.
Selain mendapatkan uang tambahan, semakin sering menjual sampah di Kepul, semakin banyak juga bonus yang bisa didapatkan, seperti bonus pulsa. Menariknya, bukan hanya warga saja yang bisa memetik manfaatnya tapi juga memudahkan para pengepul untuk menemukan pelanggan.

Ingin tahu lebih lanjut tentang Kepul? Cek di sini, ya!

(kpl/zki)



MORE STORIES




REKOMENDASI