Inilah Firasat Kematian Keluarga Pilot Pesawat Jatuh di Malang

Kamis, 11 Februari 2016 08:18 Penulis: Arai Amelya
Inilah Firasat Kematian Keluarga Pilot Pesawat Jatuh di Malang
Super Tucano - Mayor Ivy Safatilah © Merdeka

Kapanlagi Plus - Mendung duka memang masih dirasakan betul oleh keluarga besar Mayor Ivy Safatilah di Yogyakarta. Karena Ivy adalah pilot nahas dalam insiden pesawat jatuh di Malang pada Rabu (10/2) pagi kemarin di jalan LA Adisucipto, kecamatan Blimbing. Kematian Ivy tak hanya membuat keluarganya sendu, tapi juga kesatuan militer tempatnya bekerja.

Ivy sendiri kabarnya sempat menjalani perawatan intensif di RS Saiful Anwar Malang tetapi akhirnya menghembuskan nafas karena luka yang diderita terlalu parah. Ivy tewas saat sedang melakukan test live penerbangan bersama rekannya co-pilot Serma Syaiful menggunakan pesawat tempur jenis Super Tucano.

Inilah keluarga korban Mayor Ivy di Yogyakarta © MerdekaInilah keluarga korban Mayor Ivy di Yogyakarta © Merdeka

Dalam karirnya, Ivy tercatat pernah menjadi instruktur penerbang skuadron udara 21 dan sempat ikut dalam pelatihan penerbangan di Brazil. Kematian Ivy yang mendadak ini jelas membuat sang istri, Diana Putri terpukul. Apalagi ibu dua orang anak berusia 34 tahun itu tengah mengandung anak ketiga dengan usia kehamilan delapan bulan, seperti dilansir Merdeka.

"Saya komunikasi terakhir dengan mas Ivy hari Rabu (10/2) pagi dan tidak menyangka itu komunikasi terakhir. Nggak percaya kalau mas Ivy sudah nggak ada. Saya bertemu mas Ivy terakhir hari Senin (8/2) pagi kemarin waktu mau berangkat ke Malang soalnya beliau pulang ke Yogyakarta seminggu sekali. Sampai sekarang dua anak kami, Rasya (11) dan Aqsa (7) belum saya kasih tahu kalau ayahnya sudah meninggal dunia. Mereka sangat dekat dengan ayahnya. Waktu tanya kok ada rame mereka tanya, saya bilang kalau ada teman ayah yang meninggal dunia. Ayah mereka nggak papa," cerita Diana pilu.

Kondisi TKP jatuhnya pesawat Super Tucano © MerdekaKondisi TKP jatuhnya pesawat Super Tucano © Merdeka

Bukan hanya Diana yang terluka, mertua Mayor Ivy, Asmawati Brantisinduwijoyo bahkan sampai histeris kala mendengar kabar kematian menantu tercintanya itu. Asmawati pun sempat bercerita mengenai perilaku tak biasa Ivy sebelum kematiannya. Lantas, apakah itu merupakan firasat kematian?

"Saya nggak percaya anak saya sudah meninggal dunia. Dia anak yang baik dan hormat pada mertua. Sebelum berangkat ke Malang, Ivy sempat pamitanke saya. Tapi pamitannya itu agak berbeda. Dia salaman, memeluk saya dan mencium pipi kiri-kanan. Dia juga sempat minta maaf kalau selama ini ada kesalahan. Saya pun bilang akan mendoakannya agar selalu selamat dalam bertugas. Yang aneh, Ivy juga sempat melarang keluarganya berkunjung ke Malang," usai Asmawati sedih.

(mdk/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI