Inilah Kota Yang Tak Pernah Alami Malam Hari, Keren!

Sabtu, 11 April 2015 14:18 Penulis: Arai Amelya
Inilah Kota Yang Tak Pernah Alami Malam Hari, Keren!
Trondheim ©Wikimedia

Kapanlagi Plus - Normalnya adalah siang dan malam saling berganti selama 24 jam lamanya. Saat matahari terbit sampai tenggelam, itu artinya siang hari karena ada matahari yang bersinar. Namun ketika matahari terbenam, kamu akan menghadapi yang namanya malam.

Hanya saja, bagaimana kalau ada sebuah daerah di mana siang dan malam hari tak pernah terganti? Maka sepertinya hal itulah yang tengah dialami oleh mereka yang tinggal di kawasan kutub utara seperti Norwegia dan Greenland. Bayangkan saja, mulai tanggal 20 April - 23 Agustus atau sejak musim panas berlangsung, mereka bakal mengalami matahari yang tak pernah tenggelam.

Terdengar aneh memang, tetapi fenomena alam ini terjadi karena kemiringan sumbu Bumi yang berputar mengelilingi matahari. Sehingga belahan bumi utara lebih cenderung ke arah matahari yang menyebabkan sang surya terus bersinar selama 24 jam nonstop!

Jam 20.00 malam di kota Trondheim ©Sai Deepak BhimarajuJam 20.00 malam di kota Trondheim ©Sai Deepak Bhimaraju

Nah, kalau mereka di belahan bumi utara mengalami siang sepanjang hari, maka mereka yang ada di kawasan selatan justru lebih lama merasakan malam. Fenomena unik ini juga dialami oleh Sai Deepak Bhimaraju, seorang insinyur mesin asal India yang pernah tinggal di kota Trondheim, Norwegia pada musim panas 2012 silam.

Dini hari saat di kota Trondheim ©Sai Deepak BhimarajuDini hari saat di kota Trondheim ©Sai Deepak Bhimaraju

Dilansir Quora, Deepak mengakui dia mengalami 20 jam siang hari dan empat jam lain yang dianggap gelap meskipun sama sekali tidak malam. Dalam foto-foto yang dia posting, terlihat bahwa tak ada perbedaan mencolok di kota Trondheim saat pukul delapan malam, sepuluh malam atau dini hari. Jika di Indonesia malam sudah gelap gulita, maka di Trondheim justru matahari bersinar dengan gagah.

Wah, kalau Indonesia mengalami seperti di Norwegia, pasti bakal banyak yang bingung ya?

(kpl/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI