Kisah Pria Brasil: Nyaris Mati Demi Tampil Seperti Boneka Hidup

Kamis, 01 Mei 2014 08:01 Penulis: Mahardi Eka Putra
Kisah Pria Brasil: Nyaris Mati Demi Tampil Seperti Boneka Hidup
dok. istimewa


Kapanlagi Plus - Seorang pria asal Brasil, Rodrigo Alves punya cerita kelam tentang perjuangannya mengubah diri menjadi manusia boneka. Ia menjalani 12 kali operasi demi mendapat wajah dan penampilan fisik yang sempurna. Seperti yang dilansir Daily Mail, operasi tersebut menghabiskan dana hingga 1,9 miliar rupiah. Tak hanya operasi, ia sudah menjalani 8 perawatan kecantikan hingga ia bisa mendapat wajah bonekanya saat ini.

Biaya mahal rupanya tak terlalu dipermasalahkan oleh Rodrigo hingga akhirnya ia mengalami musibah terkait upayanya mempercantik diri ini. Ia hampir mati dalam sebuah operasi. Simak kronologi kisah hidup sang manusia boneka ini di sini.

1. Ia benci bentuk hidungnya

Semua bermula saat Rodrigo ingin mengubah bentuk hidungnya 10 tahun lalu. Ia memang sejak lama ingin mengubah bentuk hidungnya yang besar. Ia benci dengan hidungnya tersebut. Siapa sangka bahwa keinginannya untuk mengubah bentuk hidung merembet pada hal lainnya.

Ia pun menghabiskan miliaran rupiah dalam 12 kali operasi untuk sedot lemak bibir, pasang implan six pack dan juga impan di kakinya. Dalam sebuah wawancara, ia secara mengejutkan mengaku bahwa ia tak akan berhenti mempercantik dirinya sampai mendapat penampilan yang sempurna.

2. Sering diejek karena hidungnya

Dalam sebuah wawancara di talk show This Morning, ia mengungkap bahwa sebab lain yang mendukungnya untuk melakukan operasi plastik ini. Ejekan sering ia dapat terkait dengan bentuk fisiknya tersebut. Ia sendiri benci dengan penampilan lamanya, terutama pada bagian hidung dan wajah. Melihat foto di atas, sebenarnya Rodrigo adalah sosok periang meski punya kekurangan.

Ia pun segera melakukan operasi hidung, namun tampaknya hal tersebut tak cukup baginya. Ia menginginkan lebih.

Ini dia penampilan fisik Rodrigo sebelum ia memutuskan untuk merombak total tubuhnya.Ini dia penampilan fisik Rodrigo sebelum ia memutuskan untuk merombak total tubuhnya.

3. Rombak tubuh

Daftar panjang operasi yang pernah dilakukannya antara lain operasi suntik botox, operasi hidung, sedot lemak di bagian bibir, dan pemasangan implan di bagian dada dan bahunya. Ia juga melakukan beberapa operasi lainnya seperti implan six pack di perutnya, memperbesar lengan, sedot lemak dengan laser serta sedot lemak untuk paha kakinya dan pembentukan paha serta betis. Semua itu menghabiskan dana hampir 1,9 miliar.

Tak cukup dengan operasi tersebut, ia pun melakukan perawatan rutin seperti tablet kolagen, dan pil penumbuh rambut. Semua itu dilakukannya demi mendapat penampilan seperti boneka Ken. Ia merasa sosok Ken sebagai sosok yang ideal.

4. Pilih cara instan

Rodrigo sebelumnya pernah mencoba untuk rutin berlatih di gym, namun hal tersebut tak menghasilkan bentuk tubuh yang diinginkannya. Menyewa seorang pelatih pribadi pun tak memberi solusi untuknya. Pada akhirnya ia memilih untuk menempuh cara instan.

Menariknya, ia sama sekali tak ingin orang lain meniru apa yang ia lakukan. "Ini bukan hal yang aku banggakan dan aku tak ingin orang lain melakukannya demikian pula," ujarnya.

5. Nyaris mati

Januari lalu, Rodrigo mendapat komplikasi berbahaya gara-gara operasi plastiknya tersebut. Hal tersebut terjadi saat dirinya tengah menjalani prosedur pembesaran otot bisep dan trisep di bahunya dengan menggunakan silikon.

Bahan kimia yang digunakan dalam operasi tersebut bocor ke sistem tubuhnya sehingga ia mengalami pembengkakan pada bagian lengannya. Lengannya membengkak parah hingga ia tak bisa memandikan dirinya dan juga makan dengan menggunakan lengannya.

Kebocoran ini membuatnya berada dalam kondisi yang hampir mati. Ia pun segera dibawa ke rumah sakit untuk disedot cairan kimianya.

6. Nyaris diamputasi

Gara-gara pembengkakan tersebut, dokter sempat menyarankan Rodrigo untuk melakukan amputasi lengan. Pasalnya jika kebocoran tersebut mencapai jantungnya, ia bisa mati.

Untungnya setelah melakukan perawatan selama 3 pekan di rumah sakit, ia bisa kembali ke kondisi semula. Dukungan penuh dari keluarga serta teman membuat dirinya berhasil mengatasi musibah tersebut. Menjadi boneka terbukti bukan pilihan menguntungkan bukan? Resikonya besar.

7. Tak kapok jalani operasi

Dengan biaya dan juga pengalaman hampir mati seperti itu, ternyata Rodrigo tak kapok untuk menjalani operasi plastik demi mempercantik diri. Ia akan melakukan operasi hidung keempatnya dalam waktu dekat. Ia tak ingat bahwa belum lama ini ia meregang nyawa gara-gara operasi yang hampir sama.

Mengenai hal tersebut, ia punya pendapat tersendiri. "Aku memang sudah pasrah, aku hanya bisa menangis dan berdoa. Itu jadi pelajaran berharga buatku. Tapi tetap saja aku inginkan lebih," ujarnya.

8. Bagaimana kabarnya kini?

Gara-gara keseringan menjalani operasi, Rodrigo kini mengidap Body Dysmorphia, sebuah penyakit kejiwaan berkaitan dengan ketakutan dengan bentuk fisiknya sendiri. Ini penyakit langka. "Aku berharap bisa sembuh dan tak berusaha mengubah diriku terus menerus," ujarnya.

Akan tetapi untuk mengubah dirinya menjadi seperti sedia kala kembali tentu tak mudah. Ia sudah terbiasa dengan operasi yang demikian. Dalam wawancara yang sama ia pun mengungkap bahwa mungkin ia akan makin sering melakukan operasi jika ia beranjak tua dan mulai tumbuh keriput di wajahnya.

(dai/dka)



MORE STORIES




REKOMENDASI