Larang Wanita Pakai Baju Renang Jilbab, Walikota Ini Bikin Heboh

Selasa, 16 Agustus 2016 15:18 Penulis: Arai Amelya
Larang Wanita Pakai Baju Renang Jilbab, Walikota Ini Bikin Heboh
Perempuan berbukini di pantai © breitbart.com

Kapanlagi Plus - Kalau kamu adalah seorang perempuan Muslim berhijab dan ingin menikmati indahnya pesisir pantai Riviera, maka sepertinya diurungkan saja. Karena baru-baru ini, pemerintah kota Cannes di Prancis itu mengumumkan larangan Muslimah memakai burkini jika berada di Riviera. Sekedar informasi, burkini adalah baju renang perempuan Muslim yang didesain longgar dan menutup aurat.

Walikota Cannes yakni Lionnel Luca menyebut jika burkini lebih cepat kotor dibandingkan baju renang lainnya. Keputusan Luca ini berdasarkan laporan warga Cannes mengenai dua perempuan Muslim mengenakan baju renang berjilbab di pantai Villeneuve-Lobet yang tengah dpadati banyak orang, seperti dilansir Telegraph.

Inilah pesisir pantai Riviera di Prancis © kingofwallpapers.comInilah pesisir pantai Riviera di Prancis © kingofwallpapers.com



"Menurut saya, memakai baju lengkap di pantai sangat tidak higienis dan tak bisa diterima. Aturan ini hendak mengedepankan nilai-nilai negara kami. Saya tak menampik kalau pandangan buruk terhadap Islam memang mendasari aturan ini. Untuk negara sekuler seperti Prancis, memakai atribut keagamaan tertentu di tempat wisata memang cukup sulit diterima," papar Luca panjang lebar.

Hanya saja keputusan Walikota Luca ini dipandang sinis oleh aktivis HAM. Kelompok pembela hukum etnis minoritas bahkan berencana menggugat Pemkot Cannes hingga ke Mahkamah Agung soal larangan memakai burkini. "Prancis menuntut imigran Muslim membaur dengan mereka. Tapi bagaimana umat Islam bisa melakukannya jika berenang saja dilarang," ujar Maryam Oiles.

Penampilan seorang Muslimah dengan burkini di pantai © TelegraphPenampilan seorang Muslimah dengan burkini di pantai © Telegraph



Aturan kota Cannes ini muncul di tengah pandangan publik Prancis soal Islam semakin buruk. Jika kamu ketinggalan, pada 14 Juli lalu kota Nice yang juga berada di pesisir Riviera mengalami serangan teror. Terungkap jika simpatisan ISIS mengendarai truk dan menabrak ratusan orang hingga terungkap banyak yang bunuh diri.

Bukan hanya Cannes, pemerintah kota Marseile pada awal Agustus kemarin juga menetapkan kebijakan baru yang berdasarkan ketakutan terhadap Islam alias Islamofobia. Di mana pemkot Marseile pada awal Juli kemarin tak memberi izin pesta sekelompok perempuan Muslim yang memakai jilbab. Hmm, bagaimana pendapatmu soal Prancis ini?

(tel/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI