Lolos Final Festival Kreatif Lokal 2020, Kisah Bersama Studio Sukses Hidupkan Industri Film di Aceh

Jum'at, 26 Februari 2021 07:30 Penulis: Iwan Tantomi
Lolos Final Festival Kreatif Lokal 2020, Kisah Bersama Studio Sukses Hidupkan Industri Film di Aceh
credit via instagram.com/kisahbersama.studio


Kapanlagi Plus - Saat bioskop sudah bisa dinikmati di beberapa kota besar di Indonesia, beberapa daerah masih jarang ditemukan adanya infrastruktur untuk menonton film layar lebar tersebut. Sebut saja Aceh, salah satu kawasan paling ujung Indonesia tersebut masih belum dijumpai bioskop secara merata.

Wajar jika industri yang berkaitan dengan perfilman di provinsi berjuluk Serambi Mekah tersebut berjalan lambat. Selain itu, keterbatasan peralatan hingga sumber daya, juga kerap menjadi faktor penghambat yang membuat industri perfilman di Aceh sulit berkembang.

Namun, di balik keterbatasan yang ada, Anggi Kurniawan mencoba melawan stigma. Lewat UMKM yang didirikannya, Kisah Bersama Studio ia berhasil menghidupkan industri perfilman di Aceh. Kesuksesannya bahkan mampu meloloskan UMKM ini melenggang ke final Festival Kreatif Lokal 2020. Berikut cerita selengkapnya dari Kisah Bersama Studio.

1. Jarangnya Kehadiran Bioskop Jadi Isu Klasik di Aceh

Bagi masyarakat Aceh, minimnya bioskop sudah menjadi isu klasik sejak lama. Padahal, zaman semakin berkembang, tetapi masyarakat di sana masih belum bisa menikmati beragam film layar lebar secara leluasa di bioskop.

Hal inilah yang membuat Anggi Kurniawan berusaha menghidupkan minat menonton film masyarakat dengan menghidupkan ekosistem perfilman. Guna menjalankan usahanya bersama Kisah Bersama Studio, ia kemudian membangun beberapa komunitas.

Mulai komunitas penguatan SDM Film bernama Film Portal (instagram: @filmportalsession), komunitas muslimah kreatif Pesantren Sinema (@pesantrensinema), serta kreator peduli UMKM yang membantu para pengusaha kecil memasarkan produknya semasa pandemi covid-19 (@kreatorpeduliumkm).

2. Produksi Beragam Konten dengan Menyewakan Studio

Selain membuat film, Kisah Bersama Studio tak membatasi lini usahanya dengan menyewakan studio untuk memproduksi video. Bukan itu saja, UMKM ini juga mengambil projek dari banyak instansi dinas atau pemerintah.

Demi menambah pundi-pundi pemasukan dan melebarkan sayap bisnis, Kisah Bersama Studio juga membuat video komersial. Menariknya, UMKM ini dijalankan bersama-sama oleh komunitas, sehingga sejak awal menjalankan usaha nyaris tak membutuhkan modal sama sekali. 

3. Punya Misi Hidupkan Minat Nonton Film di Aceh

Lebih lanjut, Kisah Bersama Studio memiliki misi utama untuk mengenalkan dan menarik minat masyarakat Aceh, agar suka menonton film, terutama film lokal. Inilah yang menjadi alasan juga, kenapa UMKM ini berupaya menggandeng milenial sekaligus membuat komunitas untuk masyarakat sekitar.

Lewat Kisah Bersama Studio pula, Anggi Kurniawan punya target lebih tinggi, yaitu membuat karya film yang dapat dinikmati bukan saja oleh masyarakat Aceh, tetapi juga masyarakat nasional maupun internasional. Hal ini juga sejalan dengan visi Kisah Bersama Studio yang hadir sebagai wadah dan fasilitas bagi insan perfilman di Aceh.

4. Dampak Nyata yang Diberikan Kepada Masyarakat

Usaha yang dijalankan oleh Kisah Bersama Studio perlahan tapi pasti turut membuahkan hasil. Termasuk salah satunya dampak yang diberikan kepada masyarakat sekitar.

Kini usaha yang dijalankan oleh Anggi Kurniawan ini telah memiliki lima karyawan untuk mengurus manajemen dengan per bulan sekitar Rp1,5 juta sampai Rp2,5 juta. Selain itu, Kisah Bersama Studio juga mempekerjakan freelance dengan gaji berkisar dari Rp500 ribu sampai Rp1 juta sesuai dengan hasil projek yang dikerjakan.

credit via instagram.com/kisahbersama.studiocredit via instagram.com/kisahbersama.studio

Menariknya, semua tenaga kerja yang diserap adalah masyarakat lokal, khususnya generasi milenial dengan membuat komunitas di bawah naungan Kisah Bersama Studio. Di samping itu, UMKM ini juga membentuk pesantren cinema untuk memfasilitasi anak muda, terutama perempuan yang punya potensi di bidang perfilman, agar bebas berkarya.

Sementara dengan ikutan Festival Kreatif Lokal 2020, Kisah Bersama Studio berharap bisa mendapatkan dukungan fasilitas dan peralatan penunjang produksi. Adapun karya mereka dapat diketahui lewat akun YouTube Sonia Inspire, yang tak lain nama anak produksi Kisah Bersama Studio, serta akun Instagram @kisahbersama.studio.

Sebagai informasi tambahan, Festival Kreatif Lokal 2020 adalah kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Adira Finance bekerjasama dengan Kemenparekraf RI bertemakan #BangkitBersamaSahabat yang diadakan mulai Agustus 2020 hingga Januari 2021 mendatang. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Adira Finance terhadap program Kemenparekraf RI #BeliKreatifLokal dan Bangga Buatan Indonesia.

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI