7 Kisah Korban Pemerkosaan Yang Berhasil Bangkit Dari Keterpurukan

Jum'at, 15 November 2013 12:01 Penulis: Riswinanti Permatasari
7 Kisah Korban Pemerkosaan Yang Berhasil Bangkit Dari Keterpurukan
Ilustrasi @ buzzfeed.com


Kapanlagi Plus - Pelecehan seksual pastinya menyisakan trauma dan rasa sakit luar bisa pada korban. Banyak orang yang menjadi gila, atau bahkan bunuh diri lantaran pengalaman menyakitkan ini benar-benar membuat mereka terpuruk.

Namun tak bisa dipungkiri bahwa banyak orang yang cukup kuat untuk menghadapi rasa sakit tersebut. Beberapa orang inilah yang kemudian berdiri dengan tegar dan menceritakan kisah sedih mereka pada banyak orang.

Bukan untuk membuka aib, mereka hanya ingin publik tahu bahwa kejadian buruk ini bukanlah akhir dari segalanya. Mereka hanya ingin para korban lain memiliki semangat untuk tetap bertahan hidup dan memperjuangkan apa yang telah mereka alami.

Seperti apa sih kisah inspiratif para korban perkosaan ini? Langsung saja simak ulasan berikut, dan mulai dukunglah kampanye anti tindak kekerasan seksual!

1. Mencoba Bernapas

Korban yang satu ini rupanya cukup tegar menghadapi apa yang telah terjadi. Agar dirinya tidak semakin terpojok dan terhanyut dalam kesedihan, dia memberi tahu orang-orang dekatnya, agar memberikannya kesempatan untuk bernapas dan bangkit lagi.

2. Dianggap Aib

Nasib malang justru dialami oleh gadis berjilbab ini. Setelah mengalami tindak kekerasan seksual, dia memberitahukan semua pada empat anggota keluarga dekat. Namun bukannya mendapat dukungan, dia malah dianggap sebagai barang rusak, dan diharuskan tutup mulur atas apa yang dialaminya.

3. Diperkosa Ayah Sendiri

Apa yang tertulis pada kertas di atas memang sangat mencengangkan. Bagaimana tidak, sang gadis diperkosa ratusan kali oleh ayahnya sendiri, sehingga mengalami luka-luka. Parahnya lagi, hal ini memicu perilaku suicidal yang membuat korban melukai dirinya sendiri.

4. Pelakunya Saudara Sendiri

Setelah tujuh tahun berlalu, korban yang satu ini mulai bisa membuka diri dan bercerita pada orang lain tentang apa yang dialaminya. Terang saja dia begitu tertutup. Pasalnya, pelaku perkosaan ternyata adalah saudara laki-lakinya sendiri.

5. 13 Tahun Menyimpan Luka

13 tahun bukan waktu yang singkat untuk menyimpan luka akibat perkosaan. Bahkan setelah polisi terlibat, dan korban memberikan maaf pada pelaku, bekas trauma itu masih ada. Korban tak bisa berhenti menyiksa diri akibat peristiwa mengerikan itu.

6. Kehilangan Teman

Setelah satu setengah tahun, akhirnya korban punya keberanian untuk menceritakan apa yang telah dia alami. Lebih dari 75 orang telah mendengar cerita pelecehan seksual yang dialaminya, namun hal itu malah membuatnya kehilangan banyak sekali teman.

7. Pengkhianatan Sahabat

Sahabat dekat pun kadang bisa mencelakakanmu. Lihat saja yang dialami oleh wanita yang satu ini. Dia diperkosa oleh sahabat yang dia percaya, sehingga menimbulkan trauma mendalam yang seolah takkan pernah bisa sembuh.

(buz/ris)



MORE STORIES




REKOMENDASI