Ngeri, Grup Ini Lakukan Undian Dulu Sebelum Memerkosa Korban

Rabu, 02 Maret 2016 07:48 Penulis: Lusi Vita
Ngeri, Grup Ini Lakukan Undian Dulu Sebelum Memerkosa Korban
Inilah grup pemerkosa yang mengundi siapa yang paling awal melakukannya ©Dailymail.co.uk

Kapanlagi Plus - Di mana saja, tentu nggak ada satu pun cewek yang mau mengalami tindak pemerkosaan seperti ini. Namun terkadang karena sudah nahas, terbujuk rayuan atau lengah. Seorang gadis di bawah umur pun bisa jadi korban tindak kekerasan seksual parah. Seperti yang dialami oleh gadis malang asal China berikut ini.

Bagaimana tidak malang, gadis yang diperkirakan berasal dari Provinsi Shandong ini terbujuk rayuan salah seorang temannya sendiri. Di mana gadis yang diduga dibuat mabuk atau diberi obat tidur itu mau tak mau dibawa ke penginapan dengan temannya tersebut.

Lalu, tak lama kemudian sekelompok remaja yang diduga masih berusia 18 hingga 20-an tahun pun datang menuju kamar yang sudah dipesan oleh cowok yang membawa gadis berusia 15 tahun itu. Tentu situasi tidak menyenangkan terjadi di sana, seperti dilansir melalui Dailymail.co.uk.

Inilah keempat pelaku yang bermain batu-gunting-kertas sebelum melakukan tindakan kejinya itu ©Dailymail.co.ukInilah keempat pelaku yang bermain batu-gunting-kertas sebelum melakukan tindakan kejinya itu ©Dailymail.co.uk

Apalagi saat terekam kamera CCTV, tampak dengan jelas keempat pelaku bermain batu-gunting-kertas yang kemungkinan dilakukan untuk mengundi siapa yang berhak melakukan tindakan kekerasan seksual itu pertama kali. Duh, tentu mengerikan bukan ada grup pemerkosa yang menganggap tindak kriminal itu sebagai permainan. 

Penangkapan pelaku oleh polisi di TKP ©Dailymail.co.ukPenangkapan pelaku oleh polisi di TKP ©Dailymail.co.uk

Entah sudah sejauh apa keempat pria itu melakukannya pada si gadis malang tersebut. Jelasnya pengundian itu dilakukan sesaat sebelum mereka memasuki kamar yang sudah dipesan sebelumnya oleh pelaku pertama. Untungnya, pihak manajemen hotel pun sudah menyadari betul soal keanehan yang ditunjukkan pelaku pertama dan korban saat memesan kamar.

"Kita bisa melihat kalau gadis itu berjalan tak stabil saat menuju kamar" ujar salah satu pegawai yang tak ingin disebutkan namanya tersebut.

Makanya tak lama setelah keempat pelaku lainnya menuju kamar yang dipesan, pihak manajemen pun langsung saja menghubungi polisi. Di mana, polisi yang langsung datang ke lokasi pun berhasil meringkus kelima pelaku dengan bukti-bukti yang ada. Waduh, semakin mengerikan saja kan tindak kekerasan seksual yang mengancam remaja ini. Bagaimana menurutmu?

(dai/vit)

Editor:

Lusi Vita



MORE STORIES




REKOMENDASI