Sedih, Inilah Remaja 16 Tahun Yang Besarkan Anak Hasil Perkosaan

Rabu, 10 Februari 2016 14:48 Penulis: Lusi Vita
Sedih, Inilah Remaja 16 Tahun Yang Besarkan Anak Hasil Perkosaan
Inilah sosok Martha Ayiens yang membesarkan anak hasil perkosaan ©Dailymail.co.uk

Kapanlagi Plus - Hanya satu kata, miris pasti hati ini jika mendengar kisah hidup seorang Martha Ayiens. Bagaimana tidak, remaja yang masih berusia 16 tahun ini dengan terbata-bata menceritakan pengalaman hidupnya yang teramat pahit di negara konflik Sudan Utara. Bukannya apa, tapi kisah seperti ini memang kerap menimpa anak-anak yang sedang beranjak di sana. 

Beruntunglah kamu masih bisa mengenyam pendidikan di negara yang cukup stabil perekonomian dan keamanannya seperti Indonesia. Meski terkadang, sebagai masyarakat masih merasa kurang. Namun, masih banyak lagi para remaja di luar sana yang mengalami nasib buruk seperti Martha Ayiens. 

Di mana selain tinggal di negara konflik, negara yang satu ini memang terkenal dengan daerahnya yang kering, kekurangan air bersih, kemiskinan dan kelaparan merata juga tindak kriminal yang semena-mena seperti yang dialami oleh Martha juga sebagian remaja-remaja lainnya, seperti dilansir melalui Dailymail.co.uk.

Sosok Martha, satu dari sekian banyak remaja yang membesarkan anak dari hasil perkosaan ©Dailymail.co.ukSosok Martha, satu dari sekian banyak remaja yang membesarkan anak dari hasil perkosaan ©Dailymail.co.uk

Jangankan bisa berangkat pagi-pagi ke sekolah. Mereka pun sehari-hari harus bergelut dengan segala kondisi negara demi bertahan hidup sendiri atau bersama keluarga dan bisa jadi dengan anak hasil perkosaan orang-orang yang tak bertanggung jawab. Yah, hukum di negara ini memang benar-benar tajam ke bawah.

Namun mau dikata apalagi, seperti pengalaman yang diungkapkan oleh Martha. Saat itu ia masih baru-barunya terjadi perang sipil terjadi pada tahun 2011-an. Kondisi negara yang carut marut pun berlangsung hingga 2013-an. Di mana, saat itu situasinya jauh lebih parah dari situasi saat ini. Sekitar 10 ribu orang dibunuh dan 2,29 juta manusia pun dinyatakan hilang.

Inilah sosok bocah-bocah lain yang kurang lebih mengalami nasib sama dengan Martha ©Dailymail.co.ukInilah sosok bocah-bocah lain yang kurang lebih mengalami nasib sama dengan Martha ©Dailymail.co.uk

Saat itu juga, Martha mengaku mendapat tindak pemerkosaan oleh oknum yang tak dikenal saat ia masih duduk di bangku sekolah. Di mana setelah itu, Martha pun harus melanjutkan hidup dengan kondisi hamil dari kejadian mengerikan tersebut. Namun karena Martha tak setega itu membuang anaknya, ia pun membesarkannya hingga saat ini. 

Tapi tak hanya Martha yang mendapat perlakuan seperti itu. Sebab, dari sekitar 150 hingga 170 ribuan orang yang menjadi saksi peristiwa tersebut. Hampir separuh bagian remaja dan anak-anak juga mengalami hal yang sama seperti Martha. Bahkan, beberapa oknum saat itu tak hanya menyerang anak-anak perempuan tapi juga laki-laki. Duh, kejam nian kehidupan di sana ya. Bagaimana menurutmu?

(dai/vit)

Editor:

Lusi Vita



MORE STORIES




REKOMENDASI