Militer AS Coba Panjat Pinang? Seru Plus Bikin Ngakak Lho

Rabu, 12 Agustus 2015 06:18 Penulis: Lusi Vita
Militer AS Coba Panjat Pinang? Seru Plus Bikin Ngakak Lho
Ilustrasi Via ©Wikipedia

Kapanlagi Plus - Menjelang hari kemerdekaan Indonesia seperti saat ini, biasanya hampir semua masyarakat di seluruh negeri sudah sibuk mempersiapkan perayaan spesial dan bersejarah bagi negara kita. Yap, setiap satu tahun sekali masyarakat selalu saja menyambut hari kemerdekaan dengan gegap gempita.

Tidak berbeda pula dengan perayaan hari kemerdekaan di luar negeri, di sini masyarakat juga menyalakan kembang api, berkumpul dan mengikuti sejumlah perlombaan, melihat karnaval serta panggung hiburan.

Berbicara soal perlombaan yang kerap hadir di acara perayaan tersebut, ada beberapa permainan yang sudah terlanjur melekat menjadi tradisi masyarakat yakni panjat pinang. Yap, permainan populer warisan kolonial ini nyatanya pertama kali dimainkan pada masa Dinasti Ming, seperti dilansir dari berbagai sumber.

Serunya latihan bersama TNI AL,  inilah Militer AS yang mencoba ikutan lomba panjat pinang ©BBC.IndonesiaFacebookSerunya latihan bersama TNI AL, inilah Militer AS yang mencoba ikutan lomba panjat pinang ©BBC.IndonesiaFacebook

Kemudian mendadak populer karena diperkenalkan pada zaman kolonial. Dulu permainan ini merupakan hiburan bagi kaum penjajahan. Namun sekarang, menjelma sebagai suatu tradisi dalam perayaan kemerdekaan. Permainan yang harus melibatkan banyak orang dalam satu grup ini memerlukan sebuah kayu yang diberi pelumas. Setiap grup diharuskan untuk mengambil beberapa hadiah yang ditaruh di puncak tiang kayu tersebut.

Permainan ini tentunya sangat menarik hingga diujicobakan pada Marinir Amerika Serikat dalam latihan gabungan bersama personil TNI Angkatan Laut di Pantai Banongan, Situbondo akhir pekan lalu tanggal 08 Agustus 2015. Dalam latihan gabungan ini, tentara dari dua negara juga melakukan Panjat Pinang dengan hadiah botol minuman ringan. Sekitar 676 tentara ikut serta dalam latihan gabungan selama empat hari ini.

Dalam acara tersebut tampak para marinir AS ini berusaha keras menyelesaikan permainan yang tidak hanya mengandalkan kecepatan dan kekuatan itu. Mereka tampak senang melakukan permainan ini hingga gelak tawa tak bisa dihindarkan dari mereka.

Wah, senang juga ya permainan tradisional ini dikenal oleh bangsa luar. Namun, di luar itu banyak juga lho yang pro dan kontra dengan permainan ini. Kabarnya, beberapa sejarawan mengatakan permainan warisan kolonial ini tidak mendidik. Wah, apa benar begitu? Bagaimana menurutmu?

(kpl/vit)

Editor:

Lusi Vita



MORE STORIES




REKOMENDASI