Ngeri, 10 Bocah SD Ini Ditusuk dan Dilukai Pria di Depan Sekolah

Selasa, 01 Maret 2016 14:48 Penulis: Lusi Vita
Ngeri, 10 Bocah SD Ini Ditusuk dan Dilukai Pria di Depan Sekolah
Inilah sosok bocah yang meninggal di lokasi kejadian ┬ęShanghaiist.com

Kapanlagi Plus - Sejak dulu sekolah telah lama menjadi tempat kedua anak-anak yang aman setelah rumah. Di mana, orang tua sendiri biasanya selalu menitipkan keselamatan anak-anaknya pada guru atau wali kelas mereka saat di sekolah. Apalagi bagi orang tua yang masih memiliki anak-anak di sekolah SD tentu juga bakal selalu mewanti-wanti pihak sekolah untuk menjaga anak-anak mereka. 

Akan tetapi, namanya nahas pasti tak bisa diduga datangnya oleh siapapun bukan. Sehingga ketika kejadian yang terjadi di luar sekolah Haikou ini jelas bikin shock dan kaget semua orang termasuk para orang tua korban. Bagaimana tidak, sekitar 10 orang anak pun jadi korban penyerangan tak bertanggung jawab.

Penyerangan tiba-tiba ini dilakukan saat jam istirahat, di mana sebagian besar siswa di  SD yang terletak di Hainan itu sedang banyak pula yang bermain-main di halaman luar. Sehingga, sekitar 10 orang korban yang dipilih secara acak oleh pelaku itu sebagian besar menderita luka yang cukup parah. Sedangkan yang menderita luka sangat berat hanya dua orang, seperti dilansir melalui Shanghaiist.com.

Kondisi di TKP sesaat setelah kejadian ©Shanghaiist.comKondisi di TKP sesaat setelah kejadian ©Shanghaiist.com

Jelasnya peristiwa pembunuhan ini nggak akan bisa diteruskan ke pengadilan. Sebab setelah melakukan perbuatan kejinya itu, seorang pria usia 45 tahun ini mendadak bunuh diri di TKP. Sehingga orang tua korban pun tak bisa menuntut siapa-siapa atas kejadian yang menyedihkan itu.

Inilah salah satu korban yang terluka dan situasi saat evakuasi siswa-siswa lainnya ©Shanghaiist.comInilah salah satu korban yang terluka dan situasi saat evakuasi siswa-siswa lainnya ©Shanghaiist.com

Hingga kini pihak kepolisian pun mengidentifikasi jumlah korban yang terdiri atas enam orang bocah cowok dan empat orang cewek. Di mana saat ini mereka tak bisa ditanyai soal apa pun karena masih harus mendapatkan perawatan yang intensif di rumah sakit.

Sedangkan pihak sekolah pun saat ini tampak menutup gerbang sekolah dan masih belum mau memberikan keterangan apapun soal kejadian mengerikan yang tak pernah mereka sangka sebelumnya. Padahal kejadian yang sama pun sempat terjadi di sekolah SD juga pada tahun 2014 silam. Namun, tampaknya kejadian itu dianggap sudah berlalu dan tak kan terulang lagi seperti sekarang. Duh, semakin banyak saja orang yang gangguan mental yang nekat begitu ya. Bagaimana menurutmu?

(sha/vit)

Editor:

Lusi Vita



MORE STORIES




REKOMENDASI