Nggak Usah Jauh-Jauh, Ternyata Tuhan Ada di Banyuwangi

Senin, 24 Agustus 2015 12:48 Penulis: Arai Amelya
Nggak Usah Jauh-Jauh, Ternyata Tuhan Ada di Banyuwangi
Ilustrasi Tuhan © indiaspeaksnow

Kapanlagi Plus - Sebagai manusia yang beragama, kamu tentu mencari dan mendamba bisa menemukan Tuhan. Memperbanyak ibadah tentu menjadi hal yang dilakukan jika ingin merasakan kehadiran Tuhan. Namun bagi kamu yang benar-benar ingin bertemu Tuhan, sepertinya sekarang tak perlu jauh-jauh lagi lho.

Mengapa begitu? Karena Tuhan ternyata lahir dan tinggal di Banyuwangi, Jawa Timur sana. Eits, jangan marah dan merasa menjadi korban penipuan. Karena Tuhan yang dimaksud ini bukanlah sosok Dzat Penguasa Kehidupan, melainkan seorang manusia dengan jenis kelamin pria, seperti dilansir Merdeka.

Kalau Tuhan yang ini punya SIM C dan KTP lho © Antara.comKalau Tuhan yang ini punya SIM C dan KTP lho © Antara.com

Ya, di dusun Krajan, desa Kluncing, kecamatan Licin, Banyuwangi sana, ada seorang pria yang benar-benar bernama Tuhan. Berusia 42 tahun, Tuhan yang berasal dari Banyuwangi ini pun berbeda dari Tuhan Semesta Alam. Dia ternyata seorang tukang kayu dan mempunyai dua orang anak. Tuhan terlahir pada 30 Juni 1973 dan merupakan suami dari Husnul Hotimah.

"Nama Tuhan itu merupakan pemberian orangtua sejak saya lahir," ungkap Tuhan yang manusia ini kepada Antara hari Jumat (21/8) lalu. Seolah ingin meyakinkan orang lain jika namanya benar-benar Tuhan, dia pun menunjukkan dua kartu identitas yakni KTP dan SIM C yang benar-benar menjelaskan kalau namanya adalah Tuhan.

Tinggal di Banyuwangi, Tuhan punya dua anak dan bekerja © Antara.comTinggal di Banyuwangi, Tuhan punya dua anak dan bekerja © Antara.com

Melihat kedua identitas itu, ternyata memang benar-benar asli. Jika Tuhan yang di KTP tampil tanpa kumis, maka Tuhan di SIM C sudah berkumis dan mirip dengan sosoknya saat ini. Uniknya, pak Tuhan ini rupanya lebih sering dipanggil dengan Tohan oleh rekan-rekannya. Tuhan sendiri merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara dari pasangan Jumrah dan Dawiyah. Dibandingkan saudaranya, cuma Tuhan yang punya nama unik.

"Saya tak tahu pasti kenapa diberi nama Tuhan. Bahkan waktu orangtua saya masih hidup, saya juga nggak dapat penjelasannya. Saya juga tak merasa aneh dengan namanya itu," ungkap Tuhan sambil tersenyum. Nah, kamu nggak perlu jauh-jauh lagi mencari Tuhan kan?

(mdk/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI