Parah, Cewek Asal Malang Ini Bantu Pacar Perkosa Temannya Sendiri

Rabu, 12 Agustus 2015 11:18 Penulis: Lusi Vita
Parah, Cewek Asal Malang Ini Bantu Pacar Perkosa Temannya Sendiri
Ilustrasi Via ©favim

Kapanlagi Plus - Kelakuan pemuda zaman sekarang memang tidak bisa ditebak arahnya. Bagaimana tidak, seorang mahasiswa dan mahasiswi yang cukup berprestasi di salah satu perguruan tinggi ternama di Malang ini melakukan tindakan yang tidak pernah dibayangkan oleh teman-teman terdekatnya bahkan keluarganya.

Adalah GM (21) dan AS (21), kedua orang anak muda yang diketahui sebagai sepasang kekasih ini akhirnya dibekuk petugas kepolisian Kota Malang dengan tuduhan tindak kriminal termasuk pembiusan, pemerkosaan dan perbuatan tidak senonoh secara bersama-sama. Dan parahnya, kedua pelaku ini melakukannya secara paksa terhadap kawan satu kampus GM & AS sendiri yang berinisial EW.

Malangnya nasib perempuan ini karena kegadisan yang ia miliki dijadikan bahan pertaruhan oleh kedua kawan kampusnya sendiri. GM dan AS yang kini telah menjadi tersangka itu mengaku sudah menjadi sepasang kekasih selama 1,5 tahun. Mereka berdua sendiri mengaku sudah seringkali melakukan hubungan intim layaknya suami dan istri, seperti dilansir melalui Merdeka.

Inilah kedua pelaku mahasiswa yang ditetapkan menjadi tersangka dengan barang bukti tersebut ©MerdekaInilah kedua pelaku mahasiswa yang ditetapkan menjadi tersangka dengan barang bukti tersebut ©Merdeka

Hubungan pasangan ini sudah tidak sehat sama sekali ketika GM mengklaim bahwa kekasihnya sudah tidak gadis lagi sehingga membuat GM menuntut AS mencarikan penggantinya. AS akhirnya memilih EW, teman kuliahnya sebagai pengganti dirinya. Keduanya pun sepakat untuk menculik EW agar bisa merengkuh kegadisan korban agar hutangnya AS sang kekasih lunas.

"Pasangan kekasih ini sudah biasa hubungan suami istri. Karena tidak perawan, GM, pacarnya minta pengganti untuk dicarikan seorang perempuan yang perawan," ujar Dewa Putu, Wakapolres Malang Kota di Mapolresta Malang, pada selasa kemaren.
"Korban diambil dengan mobil, kemudian di dalam mobil dibius dan diperkosa di rumah tersangka," tambah Dewa Putu.

AS membujuk EW untuk menemani tidur di kos-kosan. Korban yang asal Kota Kediri ini akhirnya bersedia kemudian dibius dan dibawa ke rumah orang tua pelaku pria di kawasan Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Di sana, korban mengalami kekerasan seksual. Korban mengaku dipulangkan ke tempat kosnya di sekitar Jalan Gajayana Kota Malang dalam kondisi setengah sadar. Pelaku mencoba meyakinkan kepada korban, kalau tengah sakit sehingga diminta istirahat.

Korban melaporkan kasusnya pada kamis lalu didampingi oleh keluarganya. Keesokan harinya, polisi langsung melakukan penyelidikan dan Sabtu minggu lalu menangkap kedua tersangka. Tersangka GM diketahui sebagai warga Surabaya yang tinggal di Malang, sementara tersangka perempuan berasal dari Batu.

Atas perbuatan tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 328 jo 285 jo 286 dan 290 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara. Pelaku dianggap melakukan perampasan hak seseorang, persetubuhan dalam keadaan tidak berdaya, dan kekerasan secara bersama-sama. Wait, bagaimana menurut kalian? Bukankah tuntutan rasanya terlalu ringan ya?

(mdk/vit)

Editor:

Lusi Vita



MORE STORIES




REKOMENDASI