Pernah Merasa Jatuh Saat Tidur? Ternyata Ini Penyebabnya

Rabu, 06 Mei 2015 14:18 Penulis: Arai Amelya
Pernah Merasa Jatuh Saat Tidur? Ternyata Ini Penyebabnya
┬ęCollective-Evolution

Kapanlagi Plus - Kamu suka tidur? Sepertinya hampir semua orang suka tidur, dan mereka yang merasa tak suka tidur mungkin hanya berpura-pura. Yap, bisa tidur setelah menjalani aktivitas penuh seharian adalah sebuah anugerah yang luar biasa. Karena ketika kamu tidur, tubuh kamu beristirahat total supaya segar besoknya.

Hanya saja, ada sebuah fenomena unik yang selalu kamu rasakan ketika mulai tidur lelap. Hal itu adalah sebuah rasa kaget atau efek sensasi seolah-olah kamu sedang terjatuh saat tidur. Dalam mimpimu, kamu seakan sedang berjalan lalu kemudian terjatuh dari sebuah gedung yang sangat tinggi atau jurang yang dalam. Nah, pernahkah kamu merasakan fenomena terjatuh dari ketinggian waktu tidur itu?

Kalau kamu pernah merasakannya, jangan sedih karena kamu tak sendiri. Karena hal itu bisa dijelaskan secara logis. Rupanya saat kamu tidur, gelombang otak akan lebih lambat dan gerakan tersentak yang kamu alami itu karena tubuh terlalu lelah sehingga tak melalui tahapan tidur normal. Sehingga gerakan kaget itu adalah sebuah refleks yang sifatnya ingin melindungi.

Seperti inilah rasanya terjatuh saat tidur. Pernah? ©via media2giveSeperti inilah rasanya terjatuh saat tidur. Pernah? ©via media2give

Waktu kamu tertidur, otot tubuhmu bakal mengendur dan lemas. Otak rupanya menerima tanda tersebut bahwa kamu akan jatuh sehingga otak langsung mengirimkan pesan pada otot untuk mengencang agar tetap tegak yang membuat kamu merasakan efek tersentak dan seolah-olah bermimpi terjatuh. Fenomena unik itu memiliki nama Hypnic Jerk yang terjadi pada tahapan Polisomnografi, sebelum kamu masuk ke tahapan mimpi.

Hypnic Jerk sendiri rupanya terjadi pada mereka yang kurang mendapatkan waktu tidur atau terbangun di saat seharusnya mereka sudah tidur. Tak sedikit mereka yang mengalami Hypnic Jerk biasanya sampai terbangun sesaat sampai kemudian mereka bisa melanjutkan tidur dalam damai.

Nah, jadi jangan keburu takut dulu kalau kamu sering tersentak saat enak-enak tidur ya!

(kpl/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI