PNM Perkuat Ketahanan Keuangan Keluarga Prasejahtera, Pendampingan Rutin Jadi Kunci Pemberdayaan

PNM Perkuat Ketahanan Keuangan Keluarga Prasejahtera, Pendampingan Rutin Jadi Kunci Pemberdayaan
PNM perkuat perannya dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro (Credit: Dok. Pribadi)

Kapanlagi.com - Membangun usaha bagi keluarga prasejahtera tidak cukup hanya dengan memberikan akses permodalan. Tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan keluarga menghadapi berbagai kondisi tak terduga, mulai dari penurunan pendapatan, kebutuhan pendidikan anak, hingga masalah kesehatan yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi rumah tangga.

Melalui naungan Danantara, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM terus memperkuat perannya dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro. Tak hanya menyediakan pembiayaan tanpa agunan, PNM juga membekali para nasabah dengan pendampingan berkelanjutan agar mereka mampu membangun ketahanan keuangan keluarga dalam jangka panjang.

1. Pendampingan Mingguan Dorong Kebiasaan Mengelola Keuangan

PNM menerapkan pendekatan yang menjadikan pembiayaan sebagai langkah awal dari proses pemberdayaan. Lewat Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM), jutaan nasabah PNM Mekaar tidak hanya melakukan pembayaran angsuran, tetapi juga mendapatkan pembelajaran mengenai pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, hingga membangun jejaring antarsesama perempuan pelaku usaha.

Kegiatan rutin tersebut secara perlahan membentuk kebiasaan positif dalam mengatur keuangan. Disiplin menyisihkan sebagian pendapatan untuk memenuhi kewajiban angsuran berkembang menjadi budaya menabung dan merencanakan kondisi finansial keluarga dengan lebih baik.

Dampak dari pendekatan ini juga terlihat dalam hasil riset BRI Research Institute tahun 2023. Sebanyak 69,2 persen nasabah ultra mikro PNM tercatat mengalami peningkatan ketahanan keuangan. Perubahan itu tidak hanya terlihat dari kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga meningkatnya kesiapan keluarga menghadapi situasi darurat.

Melalui semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, sebanyak 48,1 persen responden kini memiliki ketahanan keuangan selama satu hingga dua bulan. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan sebelumnya, ketika sebagian besar keluarga hanya mampu bertahan selama satu hingga dua minggu tanpa tambahan pemasukan.

2. Bangun Kemandirian Keluarga dan Putus Rantai Kemiskinan

Upaya memperkuat ekonomi keluarga ini juga sejalan dengan arahan COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria. Menurutnya, pembiayaan ultra mikro harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas dibanding sekadar tambahan modal usaha.

"Penguatan pembiayaan ultra mikro harus mampu memperluas akses usaha masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga secara berkelanjutan," ujar Dony.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menambahkan bahwa bertambahnya ketahanan keuangan keluarga memiliki dampak yang sangat besar. Dengan kondisi ekonomi yang lebih stabil, keluarga memiliki waktu untuk mengambil keputusan finansial secara lebih bijak tanpa harus bergantung pada pinjaman ilegal ataupun menjual aset produktif saat menghadapi keadaan mendesak.

"Bagi keluarga prasejahtera, tambahan waktu tersebut memberikan ruang untuk mengambil keputusan ekonomi yang lebih rasional tanpa harus terjebak dalam pinjaman ilegal atau menjual aset produktif saat menghadapi keadaan mendesak. Keluarga memiliki kesempatan mempertahankan usahanya tetap berjalan, memenuhi kebutuhan pangan secara lebih stabil, hingga menjaga keberlangsungan pendidikan anak," jelas Kindaris.

Ia juga menilai bahwa kondisi ekonomi keluarga yang lebih kuat akan berdampak langsung pada kualitas tumbuh kembang anak. Orang tua memiliki peluang lebih besar untuk memastikan anak tetap bersekolah, memperoleh asupan gizi yang memadai, serta tidak harus ikut bekerja demi membantu perekonomian keluarga.

Di sisi lain, meningkatnya ketahanan finansial jutaan rumah tangga ultra mikro juga diyakini mampu memperkuat perekonomian nasional. Rumah tangga yang memiliki cadangan keuangan dinilai lebih siap mempertahankan konsumsi saat terjadi perlambatan ekonomi sehingga roda ekonomi di tingkat lokal tetap bergerak.

"Itulah dampak yang terus kami upayakan bersama Danantara, menghadirkan pembiayaan yang tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga membangun ketahanan keluarga Indonesia," tambah Kindaris.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara, PNM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan model pembiayaan yang dipadukan dengan pemberdayaan. Dengan cara tersebut, akses terhadap modal tidak berhenti pada penyaluran dana semata, tetapi juga mendorong perubahan perilaku finansial, meningkatkan kapasitas usaha, serta melahirkan keluarga-keluarga Indonesia yang semakin mandiri dan tangguh menghadapi masa depan.

(kpl/gtr)

Rekomendasi

Trending