Prostitusi Artis, Belajarlah Dari Kisah Hidup Titin Sumarni

Rabu, 16 Desember 2015 08:48 Penulis: Lusi Vita
Prostitusi Artis, Belajarlah Dari Kisah Hidup Titin Sumarni
Inilah sosok Titin Sumarni yang pernah dipuja-puja Presiden Soekarno saat itu ©Merdeka.com

Kapanlagi Plus - Seperti yang kamu tahu bila beberapa hari ini jejaring sosial dan media tanah air sedang dihebohkan dengan kabar soal prostitusi di kalangan artis. Inisial demi inisial pun disebutkan hingga identitas asli NM dan PR pun terkuak.

Terlepas dari kasus yang bikin heboh ini, diakui atau tidak prostitusi, narkoba dan perceraian pun selalu saja membayangi dunia gemerlap itu sedari dulu. Sebabnya, situasi ini pun pernah terjadi di dunia selebriti Indonesia tahun 1950an.

Ya, coba tanyakan saja pada orang tua atau kakek nenekmu. Mereka sendiri pasti nggak bakal asing lagi dengan nama Titin Sumarni. Dialah sosok artis Indonesia dan legenda di era 1950-an. Di mana, sosoknya pun sudah banyak yang mengakui sebagai artis paling cantik, seperti dilansir melalui Merdeka.com.

Bahkan, seorang Presiden Soekarno pun sempat menjadi fans sejatinya. Perempuan yang tercatat lahir di Surabaya, 28 Desember 1930 ini mulai dikenal publik saat bermain film dengan judul 'Putri Solo' pada tahun 1953. Di film perdana itulah yang membuat nama Titin akhirnya meledak.

Ia pun sampai disebut-sebut sebagai seorang bintang nomor satu tanah air bersama film yang dibintanginya tersebut. Namun, karirnya yang menanjak itu dibayar lunas dengan hatinya yang silau akan harta dan kepopuleran dunia bintang.

Inilah sosok Titin Sumarni yang sudah terlanjur tenggelam dalam dunia gemerlap keartisan di Indonesia ©Merdeka.com Inilah sosok Titin Sumarni yang sudah terlanjur tenggelam dalam dunia gemerlap keartisan di Indonesia ©Merdeka.com

Seperti ditulis Rd Lingga Wisjnu MS dalam buku berjudul 'Rahasia Hidup R.A. Titin Sumarni'. Buku yang diterbitkan Analisa Djakarta tahun 1955 itu menyebutkan kehidupan wanita ini penuh liku. Apalagi sejak ia bercerai dengan suami pertamanya yang cuma seroang PNS.

Ia pun sempat berpindah-pindah ke lain hati pria-pria lain termasuk salah satunya adalah pengusaha asal Sulawesi. Di mana setelah itu ia pun kembali bermain film pada tahun 1956 berjudul 'Janjiku' dan kemudian menghilang dari peredaran.

Akan tetapi, pada tahun 1966 Titin pun ditemukan oleh seorang jurnalis di rumah sempit dekat Stasiun Bandung milik mucikari PSK kelas teri. Di mana Titin pun tergolek lemah karena paru-paru dan ada yang menyebut kalau ia terjangkit penyakit kelamin.

Dirinya pun sudah kehilangan segalanya termasuk karis, mobil, villa dan perhiasan yang tak jelas berlabuh ke mana. Tak lama kemudian, ia pun meninggal dunia pada tanggal 15 Mei 1966 pada usia 35 tahun dan dalam kondisi yang menyedihkan.

"Dia pula menjadi bintang pertama dan hendaknya bintang terakhir kita yang diracun orang dengki dan jahil, dengan niat menghabiskan nyawanya. Dengan mengenalkan kisah ini kami berharap artis-artis kita dapat menemukan jalan yang harus ditempuh dan mana yang harus dihindarkan" tulis Wisjnu.

(mdk/vit)

Editor:

Lusi Vita



MORE STORIES




REKOMENDASI