Sadis, Pria Ini Bayar 737 Juta Demi Incar Nyawa Maskot Zimbabwe!

Rabu, 29 Juli 2015 11:18 Penulis: Lusi Vita
Sadis, Pria Ini Bayar 737 Juta Demi Incar Nyawa Maskot Zimbabwe!
Ilustrasi Via ©youthvoices

Kapanlagi Plus - Sudah dengar tentang kabar kematian 'Cecil' yang mengenaskan dan bikin emosi hampir seluruh netizen di dunia? Waduh, siapa ya Cecil? Yap, memang nama itu sedikit asing di telinga bahkan mungkin kita bakal mengira kalau nama itu adalah seorang manusia. Bukan lho ya, karena si Cecil ini adalah salah satu maskot kebanggaan Zimbabwe yang tinggal di penangkaran khusus Taman Nasional Hwange.

Ya, Cecil adalah seekor singa jantan besar yang selama ini dibesarkan dan dicintai oleh semua penduduk dan pengunjung. Namun, tidak selamanya pengunjung mencintai binatang yang dilindungi di penangkaran itu. Karena sekelompok pengunjung sampai rela membayar seorang pemandu wisata sebesar 55 ribu dollar Amerika (Rp 737 jutaan) untuk masuk ke area khusus demi mengincar singa yang tak punya dosa apapun pada mereka.

Kelompok yang tergabung dan terlihat kompak untuk kegiatan perburuan ilegal ini memang tidak punya hati. Selain Cecil, sudah banyak hewan buas lainnya yang diburu secara ilegal. Parahnya, mereka tidak hanya memburu, tapi mereka juga menguliti binatang hasil buruannya sebagai trofi kemenangan termasuk si Cecil ini, seperti dilansir melalui Nydailynews.

Inilah maskot Zimbabwe setelah diburu sadis oleh dokter gigi yang hobi berburu asal Amerika ©NydailynewsInilah maskot Zimbabwe setelah diburu sadis oleh dokter gigi yang hobi berburu asal Amerika ©Nydailynews

Kasus ini menjadi besar karena kemarahan masyarakat dan bagian otoritas manajemen taman nasional tersebut yang tidak akan terima dengan perburuan dan pembunuhan singa tersebut. Apalagi, hal itu terjadi di Afrika yang jelas-jelas sudah ada hukum dan aturannya. Sehingga kasus tersebut diinvestigasi dan mungkin bakal bergulir ke meja hijau.

Tak pakai lama, beberapa minggu setelah kejadian menyedihkan menimpa Cecil. Kini identitas pemburu dan pembunuh singa itu sudah terungkap yakni adalah Walter Palmer. Warga Amerika yang berusia 55 tahun yang aslinya berprofesi sebagai seorang dokter gigi. Namun jangan salah lho, di balik itu Walter ini seorang pemburu ilegal yang tergabung di sebuah komunitas pemburu papan atas.

Hingga kini, Walter hanya menanggapi enteng persoalan ini. Padahal foto-fotonya dengan mayat Cecil dan hewan-hewan hasil buruannya sudah beredar di dunia maya. Sikap yang tidak jantan inilah yang disambut hangat oleh netizen dengan bully-an sejak identitasnya terungkap. Mereka semua berharap Walter bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya bersama komunitas. Wah, kasihan juga ya nasib si Cecil ini? Bagaimana kalau menurut pendapatmu?

(nyd/vit)

Editor:

Lusi Vita



MORE STORIES




REKOMENDASI