Santer Beredar, Ahok Layangkan Permohonan Cerai Pada Veronica Tan?

Senin, 08 Januari 2018 06:50 Penulis: Tyssa Madelina
Santer Beredar, Ahok Layangkan Permohonan Cerai Pada Veronica Tan?
Ahok dan Veronica Tan © 2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Kapanlagi Plus - Pada hari Jumat (5/1) lalu, beredar surat permohonan perceraian yang dilayangkan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) terhadap istrinya, Veronica Tan. Surat yang santer diperbincangkan di media sosial dan kalangan wartawan tersebut diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Beberapa menyangka surat tersebut bersifat fiktif karena alamat pengadilan yang tertera dalam surat tersebut salah.

Dari informasi yang beredar, kantor Pengadilan Negeri Jakarta Utara seharusnya terletak di Jalan Laksamana R.E. Martadinata No. 4, Jakarta Utara. Namun setelah ditelusuri, Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang semula berada di Jalan Laksamana R.E. Martadinata No. 4 Jakarta Utara sudah dipindahkan ke Jalan Gajah Mada no. 17 sejak tanggal 20 Oktober 2016. Kantor pengadilan tersebut terpaksa dipindahkan lantaran adanya renovasi pada bangunan lama.

Isi surat gugatan cerai Ahok. © 2018 Merdeka.comIsi surat gugatan cerai Ahok. © 2018 Merdeka.com

Dalam isi surat tersebut, Ahok menunjuk kuasa hukum sekaligus adiknya, yaitu Fifi Leti Indra untuk memproses perceraian. Selain Fifi, Ahok juga menunjuk Josefina Agatha Syukur. Dalam permohonannya, Ahok juga meminta Veronica Tan untuk mengasuh ketiga anak mereka.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Ahok dan Veronica memiliki tiga orang anak. Yaitu, Nathania Purnama, Nicholas Purnama, Daud Albeenner Purnama.

Saat dikonfirmasi oleh Merdeka.com, Minggu (7/1) malam sampai pukul 23.05 WIB, kuasa hukum Ahok tidak merespons pesan singkat yang dikirim. Ketika dihubungi via sambungan telepon pun, Fifi juga tidak mengangkat. Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Didik Wuryanto saat dihubungi nomor pribadinya juga tidak aktif.

Saat ini, Ahok sendiri tengah menjalani masa hukumannya dibalik jeruji besi. Lantaran tersandung kasus penistaan agama, Ahok divonis dua tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

(mdk/tmd)

Editor:

Tyssa Madelina



MORE STORIES




REKOMENDASI