Spesial Nikmati Finger Food Bareng Chef Martin Praja di Radler Finger Food Festival

Sabtu, 22 Desember 2018 00:01 Penulis: Zaki Mursidan Baldan
Spesial Nikmati Finger Food Bareng Chef Martin Praja di Radler Finger Food Festival
(c) Kapanlagi.com/Gilar Ramdhani

Kapanlagi Plus - Memadukan berbagai hidangan makanan dengan bir tentu memiliki kenikmatan tersendiri dilidah para penggemar kuliner. Rasa bir yang kompleks membuat mampu memberikan harmoni yang sempurna dari segi rasa, aroma, dan juga tekstur makanan. Mengusung tema Teman Makan, PT Multi Bintang Indonesia Tbk menghadirkan kelas perpaduan makanan "Food Pairing Class Bersama Chef Martin Praja" di acara Radler Finger Food Festival, di Jakarta (15/12).

Sebanyak 20-an penggemar kuliner diajak untuk menikmati hidangan pilihan dari Chef Martin Praja. Turut hadir dalam acara ini Marketing Director PT Multi Bintang Indonesia Niaga, Mariska van Drooge dan Food Influencer, Hans Danials. Para peserta diajak mencicipi aneka variasi menu food pairing yang kemudian dipadukan dengan minuman Bintang Radler yang menawarkan double refreshments, kombinasi bir dan jus lemon serta jeruk asli. Bintang Radler memiliki dua varian, yaitu lemon dan rasa jeruk dengan kadar alkohol rendah 2%. Serta satu jenis Bintang Radler rasa lemon dengan Zero Alcohol (0% tanpa alkohol) yang dapat dinikmati penggemar kuliner halal.

Di meja yang telah disiapkan sudah tersedia lengkap perlengkapan makan beserta tiga gelas berbeda untuk 3 varian Bintang Radler. Sebelum menyajikan hidangan kepada para penggemar kuliner, Chef Martin Praja menjelaskan bahwa ada pedoman sederhana yang dapat diterapkan ketika konsumen ingin melakukan eksplorasi rasa bersama Radler.

"Ketika memadukan Bintang Radler dan makanan, ada istilah menarik, yaitu 3C: cut, complement, dan contrast," kata Chef Martin Praja, yang juga seorang influencer dengan puluhan ribu pengikut di Instagram.

Menurut Martin, kombinasi karbonasi, alkohol, dan hops di dalam Bintang Radler mampu "memotong" rasa dan tekstur di lidah sehingga memberi kesan di setiap gigitan terasa seperti gigitan pertama. Sementara, "complement" berarti memadukan Radler dan makanan yang memiliki rasa dan karakter yang hampir sama. Yang terakhir, "contrast" berarti memadukan Bintang Radler dan makanan yang memiliki selera dan karakter yang berbeda sehingga ketika digabungkan akan menciptakan karakteristik rasa baru yang unik.

"Ketika eksplorasi rasa, jangan takut untuk bereksperimen, karena mungkin kita dapat menemukan kombinasi rasa baru dan unik yang tak terduga," pesan Martin.

Usai memberikan sambutan, Martin pun mempersilahkan timnya untuk menghadirkan hidangan yang telah dipersiapkan. Dimulai dengan keju. Chef Martin sengaja memilih Red Chedar karena memiliki rasa light dan tidak terlalu creamy dan asin. Di antara rasa Radler Orange dan Lemon, ternyata banyak yang suka kombinasi dengan rasa Lemon.

(c) Kapanlagi.com/Gilar Ramdhani(c) Kapanlagi.com/Gilar Ramdhani

Lanjut makanan kedua adalah Dark Chocolate. Kombinasi dark chocolate dengan Radler rasa orang oleh kebanyakan tamu dianggap lebih pas. Makanan ketiga yang datang mulai agak berat. Chef Martin menghidangkan Steak Sirloin. Alasan pemilihan Sirloin karena teksur daging dianggap lebih empuh dengan sedikit lemak yang membungkus dagingnya.

Hans Danials, pemilik akun Instagram @eatandtreats mengaku galau saat menikmati hidangan Steak yang ia sukai. Karena perpaduan Steak dengan Radler rasa Orange maupun Lemon menurutnya sama-sama enak.

"Bagian steak yang aku suka itu, aku galau sebenarnya karena dua-duanya menurut aku ok. Tapi karena tadi steaknya nggak pake saus, kayak cuma daging aja, I think it goes well with orange. Lebih complement gitu," tutur Hand Daniels yang telah memiliki ratusan ribuan pengikut di Instagram.

Senada dengan Hans, Marisa ketika ditanya oleh Chef Martin lebih suka kombinasi apa? Marisa menjawab Radler Orange.

(c) Kapanlagi.com/Gilar Ramdhani(c) Kapanlagi.com/Gilar Ramdhani

Selanjutnya pada hidangan keempat, Chef Martin menghadirkan Prawn Sandwich. "Hidangan Seafood apapun bakalan lebih nikmat bareng Radler Lemon," kata Chef.

Sajian kelima dan keenam, Martin Praja menghadirkan makanan tradisional Indonesia yakni nasi dan bakmi. Rice bowl dilengkapi dengan beef spicy sementara bakmi lengkap dengan ayam. Dari kedua makanan tersebut, Chef Martin mengatakan kalau menu rice bowl lebih cocok dikombinasikan dengan Radler Lemon, sedangkan bakmi dengan Radler Orange.

"Beef Spicy dengan nasi yang punya rasa kuat itu cocoknya dengan Radler Lemon. Kalau Bakmi biasanya pakai jus jeruk, sekarang dikombinasikan denga Radler Orange, rasanya akan tetap sama enaknya karena rasa jeruk yang manis plus karbonasi dari bir jadi cocok," jelas Chef Martin Praja.

Marketing Director PT Multi Bintang Indonesia Niaga, Mariska Van Drooge mengatakan dengan dua varian Bintang Radler yang dimiliki sekarang yakni Lemon dan Jeruk, Radler menjadi teman makan yang sempurna karena memiliki rasa manis dan kesegaran yang seimbang sesuai dengan preferensi konsumen Indonesia.

(c) Kapanlagi.com/Gilar Ramdhani(c) Kapanlagi.com/Gilar Ramdhani

Untuk mewujudkan keunikan rasa Bintang Radler, dalam acara festival finger food pertama di Indonesia ini, pengunjung yang hadir bisa merasakan pengalaman eksplorasi rasa lewat saus spesial yang unik yang diracik oleh Chef Martin Praja menggunakan Bintang Radler Lemon dan Bintang Radler Orange sebagai base ingredients-nya.

Saus spesial yang memberikan citarasa segar khas buah-buahan citrus ini membuat aneka finger food yang disediakan puluhan food tenant yang hadir, makin nikmat. Antusiasme pengunjung merasakan pengalaman kuliner dengan saus spesial ala Bintang Radler makin besar karena pengunjung bebas menikmatinya secara free flow. Benar-benar Teman Makan yang sempurna ya!

“Kami telah mengembangkan Bintang Radler sebagai alternatif minuman baru untuk menemani waktu makan para konsumen. Rasa manis Radler yang segar dalam kombinasi bir Bintang 2% menjadikannya teman makan yang sempurna,” kata Mariska Van Drooge.

(kpl/zki)



MORE STORIES




REKOMENDASI