Tambal 1000 Jalan Berlubang, Inilah Sosok Kakek Sukarelawan!

Selasa, 11 Agustus 2015 14:18 Penulis: Lusi Vita
Tambal 1000 Jalan Berlubang, Inilah Sosok Kakek Sukarelawan!
Ilustrasi Via ©flickr

Kapanlagi Plus - Pernah tahu ada orang yang dijuluki sebagai 'Dokter Jalan'? Nah, pasti tidak ada yang familiar dengan julukan itu di negara kita kan? Yap, karena julukan ini hanya diperuntukkan kepada kakek berusia 66 tahun asal Hyderabad, India.

Wah, memangnya dia seorang dokter keliling yang mengobati orang di jalanan? Bukanlah, ia ini hanya seorang kakek biasa pensiunan Insinyur jalur kereta api saja kok. Namun, kenapa ia dijuluki seperti itu karena ia telah menambal hampir 1000 lubang di jalanan tempat ia tinggal.

Dan ia melakukan itu secara sukarela lho sejak tahun 2011 yang lalu. Bahkan untuk proyeknya membantu sesama agar nyaman menggunakan fasilitas jalan raya ini ia sampai mengeluarkan biaya sendiri, seperti dilansir melalui Odditycentral.

Kakek pensiunan ini rela memakai uang dan tenaganya untuk jalan berlubang ©Odditycentral Kakek pensiunan ini rela memakai uang dan tenaganya untuk jalan berlubang ©Odditycentral

Ya, sudah menjadi rahasia umum bahwa beberapa pemerintah di negara berkembang memang tidak begitu peduli dengan kondisi jalan raya yang berlubang. Menurutnya, daripada menunggu dan banyak korban jiwa akibat jalanan yang berlubang. Maka, ia sendiri rela turun tangan memperbaikinya.

Sejak ia pensiun pada tahun 2008 lalu, kakek yang sudah mulai banyak menganggur ini pun memang sengaja mencari kesibukan agar hidupnya tidak terlalu hampa. Apalagi, setelah bekerja selama 35 tahun di perusahaan kereta api South Central Railway.

Ia merasa dirinya harus memiliki proyek baru untuk mengisi waktunya. Tidak melulu pakai uangnya sendiri, ia pun memungut dan mengumpulkan bekas-bekas aspal dan kerikil yang sudah tidak dipakai lagi di beberapa bekas konstruksi bangunan untuk dialihkan menjadi bahan menambal jalan berlubang. Wah, mulia sekali ya tujuan kakek ini? Menurutmu bagaimana? Menginspirasi bukan?

(odd/vit)

Editor:

Lusi Vita



MORE STORIES




REKOMENDASI