Tawasul Artinya Beribadah dengan Ridho Allah SWT, Beserta Hukum, Jenis, dan Doanya

Minggu, 01 Mei 2022 13:55 Penulis: Dhia Amira
Tawasul Artinya Beribadah dengan Ridho Allah SWT, Beserta Hukum, Jenis, dan Doanya
Ilustrasi (credit: Pexels)


Kapanlagi Plus - Mungkin ada sebagian dari kita yang kurang memahami Tawasul dalam kegiatan beribadah. Tawasul artinya adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ketaatan kepada-Nya, beribadah kepada-Nya, mengikuti petunjuk Rasul-Nya, dan mengamalkan seluruh amalan yang dicintai dan mendapatkan ridho Allah SWT.

Atau lebih jelasnya Tawasul artinya adalah beribadah dengan maksud mendapatkan ridho dari Allah dan surga-Nya. Selain mengetahui tentang Tawasul artinya, KLovers juga bisa mengetahui hukum dari Tawasul dan juga jenis-jenisnya. Selain itu, KLovers juga bisa mengetahui doa dari Tawasul.

Nah, untuk itu dilansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan tentang Tawasul artinya adalah beribadah pada Allah SWT. Beserta dengan jenis Tawasul, hukum Tawasul, jenis-jenis Tawasul, dan juga doanya. Yuk langsung saja dicek KLovers.

 

 

 

1. Pengertian Tawasul

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa, Tawasul artinya adalah mendekatkan diri kepada Allah dengan melaksanakan ketaatan kepada-Nya, beribadah kepada-Nya, mengikuti petunjuk Rasul-Nya dan mengamalkan seluruh amalan yang dicintai dan mendapatkan ridho Allah SWT. Dalam masyarakat kita secara umum masih banyak yang menggunakan tawasul dalam kehidupannya.

Terutama bagi yang menganut mahdzab Imam Syafi'i. Tawasul ialah aktivitas mengambil sarana atau wasilah agar doa atau ibadahnya dapat diterima, diijabah atau dikabulkan. Tawassul artinya menurut bahasa, adalah Al Wasilah yang berarti segala hal yang dapat menyampaikan dan mendekatkan kepada sesuatu.

Sedangkan menurut istilah Tawassul artinya yaitu segala hal yang dapat mendekatkan seseorang kepada Allah SWT, hal ini berupa amal kebaikan atau ketaatan yang disyariatkan. Dalam praktiknya, Tawasul adalah salah satu cara doa dan salah satu pintu tawajuh kepada Allah SWT. Tujuan hakikinya itu adalah Allah. Sedangkan sesuatu yang dijadikan Tawasul hanya bermakna jembatan dan wasilah untuk taqarrub kepada-Nya.

Orang yang bertawasul takkan menyertakan wasilahnya dalam doa kecuali karena rasa cintanya kepada wasilah tersebut, dan karena keyakinannya bahwa Allah juga mencintainya. Kalau yang muncul berlainan dengan pengertian ini, niscaya ia adalah orang yang paling jauh dan paling benci dengan wasilahnya.

Ketika meyakini bahwa orang yang dijadikan wasilah kepada Allah dapat mendatangkan mashalat dan mafsadat dengan sendirinya setara, atau lebih rendah sedikit dari Allah, maka orang yang bertawasul jatuh dalam kemusyrikan. Praktik tawasul bukan sesuatu yang mengikat dan bersifat memaksa. Ijabah doa tidak bergantung pada tawasul, tetapi pada prinsipnya mutlak sekadar permohonan kepada Allah SWT.

 

 

 

2. Hukum Tawasul

Setelah KLovers mengetahui Tawasul artinya adalah berdoa dengan mendapatkan ridho Allah SWT. Maka berikut ini penjelasan tentang hukum dari Tawasul. Dan berikut ini beberapa hukum yang menjelaskan tentang Tawassul:

1. Surat Al Maidah Ayat 35

"Yaa ayyuhallaziina aamanuttaqullaaha wabtaguu ilaihil-wasiilata wa jaahidu fii sabiilihii la'allakum tuflihun"

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.

2. Surat AL Araaf ayat 180

"Wa lillaahil-asmaa'ul-husnaa fad'uhu bihaa wa zarullaziina yul-hiduna fii asmaa'ih, sayujzauna maa kaanu ya'malun"

Artinya: Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

 

 

 

3. Jenis-Jenis Tawasul

Ternyata Tawasul sendiri memiliki jenis-jenisnya loh KLovers. Ya, jenis-jenis dari Tawasul inilah yang bisa membantu KLovers mengetahui kegiatan apa saja yang bisa dilakukan dalam melakukan Tawasul. Dan berikut ini beberapa jenis-jenis dari Tawasul tersebut:

1. Tawasul Bi Asmaillah

Jenis Tawasul yang pertama yaitu, ada jenis Tawasul Bi Asmaillah . Jenis Tawasul ini merupakan tawasul dengan menyebut nama dan sifat-sifat Allah SWT. Tawasul ini merupakan tawasul yang memiliki tingkatan paling tinggi.

2. Tawasul Bi A'mali Shalihah

Kemudian jenis Tawasul yang kedua yaitu, ada jenis Tawasul Bi A'mali Shalihah. Tawasul jenis ini dilakukan dengan amal-amal sholih si pembaca Tawasul. Di dalam sebuah kitab "Shahih Muslim" terdapat sebuah riwayat yang mengisahkan mengenai tiga orang yang terperangkap di dalam suatu gua.

3. Tawasul Bis-Sholihin

Dan jenis Tawasul yang terakhir yaitu, ada jenus Tawasul Bis-Sholihin. Tawasul ini adalah bentuk tawasul yang dilakukan dengan orang-orang sholih.

 

 

 

4. Bacaan Doa Tawasul

Setelah mengetahui Tawasul artinya, dan juga hukum serta jenis-jenisnya, yang terakhir ini adalah mengetahui bacaan doa dari Tawasul yang bisa KLovers lakukan saat akan melakukan Tawasul. Dan berikut ini isi doa Tawasul tersebut:

"Astaghfirullahal'adziim" (3x)

"Asy-hadu allaa-ilaaha illallah wa Asy-hadu anna Muhammadarrosulullah."

"'Ala hadzihin niyati wa'ala kulli niyatin sholihah, Ilaa hadrotin nabiyil-Musthofa Muhammadin SAW wa 'alaa aalihi wa azwajihi wadzurriyyatihi wa ahli baitihil-kirom ajma-'iin, Syai-u lillahi lahumul-faatihah:" (Baca surat al-Fatihah)

"Tsumma Ila hadroti jami-'i ash-habi rosulillahi SAW Khusushon sayyidina Abu Bakar Shidiq wa 'Umarobnil-Khothob, wa 'Utsmanabni 'Affan, wa 'Ali bin Abi Tholib wa 'ala baqiyati min shohabatihi ajma'iin, wa ila jami'il-anbiya-i, wal mursalin, was Syuhadaa-i, was-Sholihin, wal-'ulamaa-il-'aamilin, wal-Malaa-ikatil-Muqorrobin, wal-Karubiyyin, war-Ruhaniyyin, wal-Karomal-Kaatibin wa li sayyidina Malaa-ikati: Jibril, Mika-il, Isrofil, 'Izro-il, wa hamalatil-'arsyi 'alaihimussalam ajma'iin. Al-Faatihah" (Baca surat al-Fatihah)

"Tsumma Ila hadroti jami'i Awliya-illahi mingkulli waliyyin wa waliyatin, mimmasyaariqil-ardhi ila maghoribiha, fi barriha wa bahriha wa jami"i Awliya-i tis'ah Qoddasallohu sirrohum, wa Khushushon ila Hadroti Sulthon Awliya-i, Sayidina Syekh 'Abdul-Qodir Al-Jailani, Shohibil-Karromah wal-Ijazah, Qoddasa llohu sirrohu, Tsumma Ila Arwahi jami"i Aba-ina, wa ummahatina, wa jaddina, wa jaddatina, wa kholina wa kholatina, wa 'ammina wa 'ammatina, wa jami'i ustadzina wa asatidzatina, wa masyayikhina wa masyayikhi masyayikhina, wa lijami'i jama'atina, wa zaujina wa zaujatina wa auladina wa banatina wa dzurriyatina wa ikhwanina minal-muslimina wal-muslimat wal-mukminina wal-mukminat, wa liman hadhoro fi hadzal-majlisi minal-mukminin, Rohmatullahi ta'ala 'alaina wa 'alaihim ajma'in Syai-ul lillahi lana wa lahum ajma'in Al-faatihah:" (Baca surat al-Fatihah)

Itulah Tawasul artinya yang merupakan sebuah kegiatan berdoa untuk lebih dekat dengan Allah SWT dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Bukan hanya itu saja, namun ada pula hukum Tawasul, jenis, dan doanya.

 

 

(kpl/gen/dhm)

Editor:

Dhia Amira



MORE STORIES




REKOMENDASI