Ternyata 3 WNI Hilang Saat Gempa Nepal Belum Ditemukan

Selasa, 05 Mei 2015 14:18 Penulis: Arai Amelya
Ternyata 3 WNI Hilang Saat Gempa Nepal Belum Ditemukan
3 WNI Nepal ©Merdeka

Kapanlagi Plus - Sebelumnya pada pekan lalu diberitakan bahwa tiga orang pendaki asal Bandung yang menjadi korban hilang gempa Nepal sudah ditemukan dalam kondisi selamat. Namun pada pekan lalu, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Bantuan Hukum Indonesia, Muhammad Iqbal, memberikan informasi baru.

"Kami mau meluruskan dulu, titik koordinat ketiga pendaki asal Bandung itu sudah diketahui. Kami mengetahuinya dari beberapa pemandu yang kebetulan bertemu dengan mereka waktu mendaki. Mereka berada di jalur yang sulit ditempuh via darat dan harus menggunakan helikopter penyelamat. Untuk itu statusnya masih belum berani kami pastikan," papar Iqbal.

Untuk menyelamatkan mereka bertiga, Iqbal sudah berusaha meminta bantuan evakuasi dengan menggunakan helikopter militer Nepal lewat Kementrian Luar Negeri Nepal. Namun karena permintaan evakuasi yang sangat tinggi, Kadek Andana, Alma Parahita dan Jeroen Hehuwat harus bersabar, seperti dilansir Merdeka.

Inilah kawasan Langtang saat belum gempa ©meetmagicnepalInilah kawasan Langtang saat belum gempa ©meetmagicnepal

Hingga akhirnya pada Minggu (3/5) lalu, tim evakuasi menghentikan pencarian udara karena lokasi keberadaan ketiga pendaki asal Bandung itu sudah jelas di sekitar hotel Everest, Taman Nasional Langtang, Nepal. Lokasi itu sendiri memang tersapu bersih longsoran batu dan salju karena gempa dahsyat sebesar 7,8 SR yang mengguncang Nepal pada 25 April silam.

Melalui Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh-Nepal, Iwan Wiryanata Atmadja, daerah lokasi penemuan mereka bertiga sudah diketahui termasuk situasi. Iwan menolak tanggapan bahwa penghentian pencarian udara bukan berarti sudah menyerah karena tim evakuasi darat masih ada di Dhunce, dekat Langtang.

Tim evakuasi tak terbatas itu juga dibantu oleh kesatuan militer Nepal yang bakal terus menemukan ketiga pendaki yang dua di antaranya adalah pasangan pengantin baru itu. Diketahui kawasan hotel Everest memang cukup sulit dijangkau dengan darat dan helikopter sulit mendarat karena bangunannya hancur total. Semoga saja mereka bertiga segera ditemukan!

(mdk/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI