Wew, Ternyata Syaitan Ada di Palembang!

Kamis, 27 Agustus 2015 06:18 Penulis: Arai Amelya
Wew, Ternyata Syaitan Ada di Palembang!
Ilustrasi setan © rarewallpapers.com

Kapanlagi Plus - Sosok Tuhan kini tengah menjadi bahan pembicaraan di seantero Indonesia. Ingat, ini bukanlah Tuhan Yang Maha Kuasa melainkan seorang pria berusia 42 tahun asal Banyuwangi bernama Tuhan. Karena namanya yang unik, Tuhan pun mendadak populer.

Bahkan yang terbaru, Ketua MUI Jawa Timur sampai menghimbau agar pria beranak dua yang bekerja sebagai tukang kayu itu mengganti namanya. Hal ini dipicu dengan kata Tuhan yang identik dengan Dzat Penguasa Alam dan punya arti istimewa serta sangat tinggi bagi umat beragama. Namun ternyata sekarang tak hanya Tuhan yang ada di Indonesia karena Syaitan bahkan ada juga di sini.

Inilah KTP milik TuhanInilah KTP milik Tuhan

Adalah Ketua Komisi VIII DPR, Saleh Partaonan Daulay yang mengaku pernah bertemu dengan Syaitan. Eits jangan takut dulu, karena Syaitan yang dimaksud adalah seorang pria yang kabarnya tinggal di Palembang, Sumatera Selatan sana.

"Ada orang namanya Syaitan di Palembang, saya kenal betul. Orangtua Syaitan sadar bahwa nama pemberiannya itu mengandung makna negatif setelah anaknya beranjak dewasa. Orangtuanya nyesal dan malu jadi namanya diganti. Waktu itu abang saya terlibat dalam proses ganti nama. Tapi setelah diganti nama Syaitan malah sering jatuh sakit. Karena nggak tega, orangtuanya akhirnya balik pakai nama Syaitan," ungkap Saleh seperti dilansir Merdeka.

Sosok Saleh yang mengaku pernah bertemu dengan Syaitan © Merdeka.comSosok Saleh yang mengaku pernah bertemu dengan Syaitan © Merdeka.com

Memang sih antara nama Syaitan dan Tuhan berbeda arti, tetapi Saleh yang juga Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) itu meminta agar Tuhan mengganti nama saja. Apa yang diungkapkan Saleh ini senada dengan Ketua MUI Jawa Timur yang juga menyarankan agar Tuhan menambahkan nama baru di depan atau belakang namanya sekarang.

Hmm, apakah ada kemungkinan Tuhan dan Syaitan ini dipertemukan?

(mdk/aia)

Editor:

Arai Amelya



MORE STORIES




REKOMENDASI