10 Remaja yang Mengguncang Panggung Sepak Bola Dunia: Pele Masih Tak Tertandingi, Pemuda Spanyol Ikut Ukir Sejarah

Mikel Oyarzabal dan Lamine Yamal jadi andalan Spanyol. (AP Photo/Erik S.Lesser)

Kapanlagi.com - Di panggung sepak bola paling bergengsi di dunia, tekanan datang dari segala arah. Tak sedikit pemain muda yang gugup saat mendapat kesempatan tampil. Namun, 10 nama dalam daftar ini justru melakukan hal yang berbeda. Mereka sukses mencetak gol ketika sebagian besar remaja seusia mereka masih bermimpi bisa mengenakan jersey tim nasional.

Festival Bola Dunia 2026 kembali menghadirkan cerita baru. Tiga talenta muda langsung masuk ke daftar pencetak gol termuda sepanjang sejarah, yakni Ibrahim Mbaye, Kerim Alajbegovic, dan wonderkid Spanyol, Lamine Yamal.

Lalu, siapa saja para remaja yang berhasil mengukir sejarah di panggung sepak bola dunia? Yuk, simak daftarnya, KLovers!

1. Pele (Brasil) – 17 Tahun 239 Hari

Pemain sepak bola Brasil Edson Arantes do Nascimento atau Pele. (AP Photo/Richard Drew, File)

Hampir 70 tahun berlalu, tetapi rekor Pele masih belum tergoyahkan. Legenda Brasil itu mencetak gol pertamanya di ajang empat tahunan saat berusia 17 tahun 239 hari, tepatnya pada perempat final edisi 1958 melawan Wales di Swedia.

Gol semata wayang Pele membawa Brasil menang 1-0 sekaligus melaju ke semifinal. Momen itu menjadi awal lahirnya salah satu legenda terbesar sepak bola. Hebatnya lagi, pada tahun yang sama Pele ikut mengantarkan Brasil meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah.

2. Manuel Rosas (Meksiko) – 18 Tahun 93 Hari

Nama Manuel Rosas memang tak setenar Pele. Namun, bek kanan asal Meksiko ini sudah lebih dulu menorehkan sejarah pada edisi perdana turnamen sepak bola terbesar dunia tahun 1930.

Rosas mencetak gol saat berusia 18 tahun 93 hari ketika Meksiko menghadapi Argentina. Meski timnya kalah 3-6, gol tersebut tetap dikenang karena lahir dari seorang pemain bertahan dan membuat namanya masuk dalam daftar pencetak gol termuda sepanjang masa.

3. Gavi (Spanyol) – 18 Tahun 110 Hari

Gavi, gelandang tengah Spanyol.(AFP/Jorge Guerrero)

Gavi menjadi simbol lahirnya generasi baru Timnas Spanyol. Gelandang muda Barcelona itu mencetak gol saat berusia 18 tahun 110 hari dalam kemenangan telak 7-0 atas Kosta Rika pada edisi Qatar 2022.

Tak hanya piawai mengatur permainan, Gavi juga menunjukkan naluri mencetak gol yang membuatnya langsung mencuri perhatian dunia.

4. Ibrahim Mbaye (Senegal) – 18 Tahun 143 Hari

Festival Bola Dunia 2026 melahirkan nama baru dalam daftar elite ini. Masuk sebagai pemain pengganti, penyerang muda Paris Saint-Germain (PSG) itu sukses mencetak gol ke gawang Prancis saat berusia 18 tahun 143 hari.

Meski Senegal harus menyerah 1-3, gol tersebut sudah cukup membawa Mbaye masuk buku sejarah sebagai pencetak gol termuda Afrika sekaligus pemain termuda keempat sepanjang sejarah turnamen.

5. Michael Owen (Inggris) – 18 Tahun 190 Hari

Michael Owen, penyerang Timnas Inggris. (AFP/Jacques Demarthon)

Sulit melupakan aksi solo run Michael Owen di Prancis pada 1998. Saat baru berusia 18 tahun 190 hari, penyerang Liverpool itu meliuk melewati beberapa pemain bertahan sebelum memperdaya kiper Rumania.

Meski Inggris akhirnya kalah 1-2, gol Owen masih sering masuk daftar gol terbaik sepanjang sejarah Festival Bola Dunia.

6. Nicolae Kovács (Rumania) – 18 Tahun 197 Hari

Nicolae Kovács juga menjadi bagian penting sejarah edisi perdana tahun 1930. Penyerang Rumania itu mencetak gol saat berusia 18 tahun 197 hari ketika menghadapi Peru.

Berkat kontribusinya, Rumania berhasil meraih kemenangan 3-1, sekaligus mencatat salah satu kemenangan bersejarah di awal perjalanan turnamen ini.

7. Dmitri Sychev (Rusia) – 18 Tahun 231 Hari

Festival Bola Dunia Korea-Jepang 2002 menjadi panggung lahirnya Dmitri Sychev. Penyerang muda Rusia itu mencetak gol ke gawang Belgia saat berusia 18 tahun 231 hari.

Walau Rusia kalah dramatis 2-3, penampilan Sychev membuat namanya langsung dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan saat itu.

8. Kerim Alajbegovic (Bosnia-Herzegovina) – 18 Tahun 276 Hari

Kerim Alajbegovic menjadi salah satu pendatang baru dalam daftar ini berkat aksinya di Festival Bola Dunia 2026.

Di usia 18 tahun 276 hari, gelandang serang Bosnia-Herzegovina tersebut sukses mencetak gol ke gawang Qatar dan membantu negaranya menang 3-1. Sebuah awal yang istimewa untuk perjalanan internasionalnya.

9. Lamine Yamal (Spanyol) – 18 Tahun 343 Hari

Pemain Spanyol Lamine Yamal. (AP Photo/Erik S.Lesser)

Lamine Yamal terus membuktikan bahwa dirinya memang pantas disebut wonderkid terbaik generasinya. Bintang muda Spanyol itu mencetak gol pertamanya di Festival Bola Dunia saat berusia 18 tahun 343 hari ketika menghadapi Arab Saudi.

Selepas menjebol gawang lawan, Yamal melakukan selebrasi sujud syukur yang menjadi salah satu momen emosional di turnamen ini. Gol tersebut membantu Spanyol menang telak 4-0 sekaligus memperkuat status Yamal sebagai calon bintang besar sepak bola dunia.

10. Lionel Messi (Argentina) – 18 Tahun 357 Hari

Sulit membayangkan daftar ini tanpa kehadiran Lionel Messi.Kapten Argentina itu mencetak gol pertamanya di panggung sepak bola dunia saat berusia 18 tahun 357 hari, tepatnya ketika menghadapi Serbia & Montenegro pada edisi Jerman 2006.

Argentina menang telak 6-0, sementara gol tersebut menjadi awal perjalanan luar biasa Messi hingga akhirnya mengangkat trofi juara dunia dan mengukuhkan namanya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.

Regenerasi Bintang Baru Terus Berlanjut

Masuknya Ibrahim Mbaye, Kerim Alajbegovic, dan Lamine Yamal membuktikan bahwa Festival Bola Dunia 2026 menjadi panggung lahirnya generasi emas baru sepak bola dunia. Kemunculan para pemain muda ini sekaligus menunjukkan bahwa mimpi besar tak mengenal usia.

Kalau menurut KLovers, siapa yang paling berpeluang memecahkan rekor legendaris Pele pada edisi Festival Bola Dunia berikutnya?

(kpl/gil)

Rekomendasi

Trending