ACMI Gelar Rakernas 2022, Implementasi Program Kerja Winter is Coming Sebagai Challenge

Sabtu, 29 Oktober 2022 14:20
ACMI Gelar Rakernas 2022, Implementasi Program Kerja Winter is Coming Sebagai Challenge
Rakernas ACMI 2022 / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi


Kapanlagi Plus - Asosiasi CEO Mastermind Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional 2022 bertepatan dengan anniversary ke-1. Tema yang diusung kali ini adalah Jumangkah Majeng Sesarengan (Melangkah Maju Bersama), di mana acaranya diselenggarakan di Kaliurang, DIY. Rabu-Kamis (26-27/10/2022).

Ketua Umum Asosiasi CEO Mastermind Indonesia, Donny Wahyudi mengatakan, bahwa pada prinsipnya Rakernas ini adalah kegiatan untuk menyusun program tahun 2023. Asosiasi yang beranggotakan pengusaha Indonesia dari berbagai bidang ini dibentuk sebagai wadah membangun kerjasama dan relasi untuk membuat lapangan pekerjaan.

"Kita ini di ACMI sebagai tempat solusi dan saling kolaborasi dengan sesama anggota ACMI, pemberdayaan UMKM, targetnya ACMI bermanfaat untuk masyarakat," papar Donny didampingi Sekjen Sonny Arca Adryanto di sela Rakernas di Hotel Griya Persada Kaliurang Convention Hotel & Resort DIY.

"Winter is Coming 2023, kalimat itu bukan untuk menakut-nakuti para CEO, tapi di situlah challenge bagi enterpreneur dan CEO mempersiapkan diri, karena seperti diketahui setiap kali ada yang turun pasti ada yang naik," imbuh Sonny.

1. Dihadiri oleh Helmy Yahya

Namun demikian, lanjut Sonny, resesi tidak hanya terjadi sekali namun sudah beberapa kali termasuk yang diprediksi di tahun 2023 mendatang. Yang dilakukan ACMI selain bersinergi juga memberikan vibrasi positif antar anggota asosiasi.

Acara Rakernas ACMI 2022 diisi Seminar dalam rangka 1st Anniversary Asosiasi CEO Mastermind Indonesia, menghadirkan Mardigu (Bossman) Enterpreneur & Business Motivator dan Helmy Yahya Business Coach & Content Creator selaku Pembina ACMI.

Helmy Yahya menyampaikan dalam sambutannya, bahwa kolaborasi antar anggota ACMI ini akan menghasilkan kedahsyatan yang luar biasa dengan banyaknya potensi para anggota. Ia juga meyakini jika kalaborasi dan sinergi dipimpin oleh orang-orang hebat maka ACMI mampu memberi pengaruh positif terhadap lingkungan.

"Bukan pimpinan perusahaan yang biasa, ACMI adalah luar biasa,” jelasnya.

Dari sekian banyak seminar yang diselenggarakan, menurut Helmy yang satu ini berbeda dari lainnya karena berkelanjutan hingga pada pendampingan usaha. Helmy percaya jika ACMI ini akan disegani, merasa senang dengan tagline yang diusung yakni 'Beli Barang Teman', dengan demikian akan semakin memperkuat dan memperbesar usaha, dengan perputaran ekonomi terus meningkat.

"Semua pengurus harus saling dukung, jangan terlalu dipikirkan dengan kritikan orang. Rangkul yang dekat, jangan baper. Saya yakin betul dengan prestasi teman CEO ini. Ada yang hanya mempertanyakan tapi tidak bekerja," papar Helmy.

2. Diharapkan Memberikan Banyak Lapangan Pekerjaan Baru

ACMI diharapkan dapat memberikan banyak lapangan pekerjaan baru untuk perekonomian Indonesia bangkit. Tentunya dengan tetap menjadi organisasi yang netral, memprioritaskan good product, tanpa membedakan agama, suku dan ras.

Sementara perang dagang makin marak dan inovasi teknologi mengakibatkan banyak industri terguncang, negara-negara yang tengah tumbuh sedang mengalami tekanan pasar yang besar, dengan banyak masalah perekonomian dunia.

"Winter is coming. Makna di balik kata-kata ini adalah peringatan dan kewaspadaan yang harus dilakukan terus-menerus," pungkas Kang Didin dari Media Officer ACMI.

Dan sebagai puncak acara HUT ACMI bebagi ke Panti Asuhan Al Hakim Sinar Melati 2 menyerahkan bantuan dana sebesar Rp. 41.264.550. Acara ramah tamah dimeriahkan Band Team Lo, tampilan Wawan Bakwan vokalis dengan gaya nyanyi kocaknya. Dilanjutkan oleh Bams KW9 dengan tembang Jawa-nya.

Sebagai penutup acara, Kamis (27/10) seluru anggota maupun pengurus ACMI melakukan tim building guna menambah kekompakan.

(kpl/gtr)



MORE STORIES




REKOMENDASI