Kapanlagi.com - Pada tahun 2025, pemerintah kembali melakukan penyesuaian gaji yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka yang telah berjuang tanpa henti dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Tak hanya gaji pokok, para prajurit TNI juga akan menerima beragam tunjangan menarik, mulai dari tunjangan kinerja, tunjangan jabatan, hingga tunjangan khusus yang disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Kenaikan gaji ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2024, yang merupakan pembaruan dari regulasi sebelumnya. Dalam aturan ini, gaji prajurit TNI akan disesuaikan berdasarkan pangkat dan golongan, mencakup semua angkatan: TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).
Lantas, berapa besaran gaji TNI di tahun 2025? Nantikan rincian lengkapnya berdasarkan pangkat dan tunjangan yang diterima, yang akan dirangkum oleh Kapanlagi.com dari berbagai sumber, Rabu (5/2).
Menhan RI Beri Komentar Terkait Gaji TNI yang Dianggap Terlalu KecilAdvertisement
Menurut data dari djpb.kemenkeu.go.id, gaji pokok prajurit TNI pada tahun 2025 disesuaikan berdasarkan golongan dan pangkat yang terdiri dari Tamtama, Bintara, dan Perwira. Berikut daftar lengkapnya:
Besaran gaji ini belum termasuk tunjangan tambahan yang diberikan sesuai dengan tugas dan jabatan prajurit.
Menhan RI Beri Komentar Terkait Gaji TNI yang Dianggap Terlalu KecilMerujuk asninstitute.id, selain gaji pokok, prajurit TNI juga menerima berbagai tunjangan yang meningkatkan total pendapatan mereka. Beberapa tunjangan yang diberikan antara lain:
Besaran tunjangan ini bisa mencapai Rp 6 juta per bulan, tergantung pangkat dan lokasi tugas prajurit.
Menhan RI Beri Komentar Terkait Gaji TNI yang Dianggap Terlalu KecilMeskipun struktur gaji pokok TNI AD, AL, dan AU serupa, terdapat perbedaan dalam tunjangan khusus yang diberikan sesuai bidang tugas masing-masing:
Menhan RI Beri Komentar Terkait Gaji TNI yang Dianggap Terlalu KecilPeningkatan gaji TNI pada 2025 merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur negara. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kenaikan gaji ini cukup signifikan, terutama bagi prajurit dengan masa kerja panjang.
Kenaikan rata-rata gaji TNI berkisar 8% – 12% dibanding tahun 2024. Tunjangan kinerja dan operasional juga mengalami peningkatan untuk mendukung kesejahteraan prajurit.
Prajurit yang bertugas di daerah konflik atau perbatasan mendapatkan tambahan tunjangan lebih besar dibanding prajurit di daerah aman.Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa prajurit TNI mendapatkan apresiasi yang layak atas pengabdian mereka kepada negara.
Menhan RI Beri Komentar Terkait Gaji TNI yang Dianggap Terlalu KecilBagi yang tertarik menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia, berikut tahapan yang harus dilakukan:
Proses ini cukup ketat, sehingga diperlukan persiapan yang matang bagi calon prajurit yang ingin mengabdi kepada negara.
Menhan RI Beri Komentar Terkait Gaji TNI yang Dianggap Terlalu KecilGaji pokok prajurit TNI berkisar antara Rp 1,8 juta hingga Rp 5,1 juta, tergantung pangkat dan masa kerja.
Ya, prajurit TNI menerima tunjangan kinerja, tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, dan tunjangan operasional dengan total hingga Rp 6 juta per bulan.
Gaji pokoknya sama, tetapi ada perbedaan dalam tunjangan berdasarkan bidang tugas, seperti tunjangan bahaya laut untuk TNI AL dan tunjangan penerbangan untuk TNI AU.
Pendaftaran bisa dilakukan melalui situs resmi TNI atau kantor perekrutan di setiap daerah, dengan proses seleksi meliputi tes kesehatan, fisik, akademik, dan psikotes.
Menhan RI Beri Komentar Terkait Gaji TNI yang Dianggap Terlalu Kecil(kpl/rmt)