Kapanlagi.com - Terong, si sayuran ungu yang sering kita temui di berbagai hidangan khas Indonesia, ternyata tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan yang luar biasa! Salah satu keunggulannya adalah kemampuannya untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh secara alami. Dengan kandungan serat yang melimpah, terong menjadi pilihan cerdas bagi Anda yang peduli dengan kesehatan.
Kita semua tahu bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging merah dan produk olahan susu, bisa menjadi biang kerok naiknya kolesterol jahat. Meskipun terkadang kondisi ini memerlukan pengobatan medis, perubahan pola makan yang tepat juga bisa memberikan hasil yang mengesankan.
Dilansir dari Mirror pada Selasa (17/12), beberapa penelitian mengungkapkan bahwa terong memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol jahat. Temuan ini didukung oleh Heart UK dan jurnal Brazilian Society of Cardiology, yang semakin mengukuhkan posisi terong sebagai salah satu pilar dalam pola makan sehat. Jadi, jangan ragu untuk menambahkan terong ke dalam menu harian Anda dan nikmati manfaatnya bagi kesehatan jantung!
Sayangnya, kolesterol tinggi sering kali tidak menampakkan gejala yang mencolok, sehingga dampaknya bisa sangat berbahaya. Oleh karena itu, mengatur pola makan dengan bijak menjadi langkah awal yang krusial untuk melindungi kesehatan kita dari risiko yang mengintai.
Tak hanya itu, terong juga diperkaya dengan vitamin C, vitamin K, kalium, dan magnesium, semua elemen penting yang mendukung kesehatan jantung. Dengan kalori yang rendah, terong menjadi pilihan sempurna bagi Anda yang ingin menjalani diet sehat tanpa mengorbankan cita rasa!
Tak hanya itu, kelompok yang menikmati jus terong juga mengalami penurunan berat badan dan pengurangan konsentrasi MDA, menandakan dampak positif yang lebih luas bagi kesehatan mereka.
"Serat dalam terong berfungsi sebagai pelindung, mencegah sebagian kolesterol masuk ke dalam tubuh," jelas Heart UK, menegaskan betapa bermanfaatnya terong bagi kesehatan kita.
Sebaiknya, hindari menggoreng terong, karena metode ini justru akan menambah lemak jenuh yang bertentangan dengan tujuan kesehatan kita. Cobalah untuk mengombinasikan terong dengan sayuran segar lainnya, sehingga Anda bisa menciptakan hidangan yang tidak hanya sehat, tetapi juga menggugah selera!
Terong aman dikonsumsi setiap hari dalam jumlah wajar, terutama jika diolah dengan cara yang sehat seperti direbus atau dikukus.
Ya, kandungan serat dan kalorinya yang rendah menjadikan terong sebagai makanan yang membantu program penurunan berat badan.
Terong kaya akan antioksidan seperti nasunin, yang berfungsi melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.