Kapanlagi.com - Ada banyak hal yang tampak sepele namun ternyata berperan penting dalam kehidupan, salah satunya aktivitas tidur. Ya, tak sedikit yang meremehkan aktivitas ini namun kualitas tidur yang kurang berdampak besar bagi kesehatan.
Tak heran jika sejumlah orang pun begitu punya banyak pertimbangan dalam memilih kasur. Pasalnya, kalau salah memilih kasur, bisa-bisa berdampak buruk pada kesehatan. Apa saja sih dampak buruk dari salah pilih kasur? Simak selengkapnya!
Nggak cuma Empuk dan Nyaman, Kasur Bebas Timbal juga PentingAdvertisement
Sadar atau tidak, tungau menjadi salah satu hal yang paling gemar tinggal di kasur. Berdasarkan Mayo Clinic, makhluk mikroskopis tersebut hidup di iklim lembab dan memakan kulit mati manusia yang ditemukan dalam debu rumah tangga.
Jika punya alergi terhadap tungau, tubuh otomatis memiliki kepekaan terhadap kotoran dan jasad tungau yang membusuk. Kontak dengan kotoran tersebut bisa menyebabkan gejala alergi seperti batuk, bersin, pilek, hingga mata gatal.
Nggak cuma Empuk dan Nyaman, Kasur Bebas Timbal juga PentingJika bicara soal kasur, dukungan pada bagian tulang belakang tidak lagi bisa ditawar. Berdasarkan keterangan Fredrick Wilson D.O., sebagai direktur Cleveland Clinic Solon Center for Spine Health, tulang belakang manusia punya lekukan alami yang harus bisa diikuti bahkan saat tidur.
Setiap dorongan atau tarikan pada tulang punggung karena kasur yang terlalu empuk atau kendor, dapat memberi tekanan pada ligamen dan tendon yang menghubungkan tulang belakang dengan otot lain. Sehingga jika tidak memilih kasur yang tepat, sakit punggung mendera terus menerus.
Nggak cuma Empuk dan Nyaman, Kasur Bebas Timbal juga PentingJika kasur terlalu keras, akan ada tekanan berlebihan pada area bahu, pinggul, hingga punggung. Hal ini bisa menimbulkan rasa sakit dan nyeri pada sendi.
Sehingga, bagi pemilik kasur keras, lebih baik menggunakan topper pada kasur. Disarankan memilih topper dengan material terbaik, salah satunya adalah milik Quantum.
Green Tea Latex Topper milik Quantum sudah ditest dari laboratorium TUV-Rheinland. Green Tea Latex bebas dari 19 bahan kimia berbahaya dan bebas dari 6 bahan racun yang berbahaya untuk tubuh.
Nggak cuma Empuk dan Nyaman, Kasur Bebas Timbal juga PentingSelain itu, lapisan Green Tea Latex dengan tebal 2 cm, dikombinasikan dengan busa Quantum dengan density tinggi dengan tebal 7 cm ini menggunakan teknologi VIRASE pada kain, untuk melawan 99.97% bakteri dan virus. Memiliki pori untuk ventilasi udara dan tidak berbau (odorless).
Apalagi ketika topper digabungkan dengan Quantum Springbed Posture Master Bamboo GT. Springbed tersebut mennggunakan bahan material premium Greentea Latex dan R7 sehingga menghasilkan kasur yang tidak kempes. Material bamboo pada kain memberikan rasa sejuk dan bebas bakteri.
(kpl/tdr)