Diterbitkan:
Kapanlagi.com - Di bulan suci Ramadan, banyak Muslimah yang bersemangat untuk menunaikan i'tikaf, terutama pada sepuluh malam terakhir yang penuh dengan keberkahan. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah wanita yang sedang haid diperbolehkan untuk ikut i'tikaf di masjid?
I'tikaf adalah ibadah istimewa yang mengharuskan seseorang untuk berdiam di masjid, mendalami zikir, membaca Al-Qur'an, dan berdoa. Namun, bagaimana jika kondisi biologis menjadi penghalang, terutama bagi perempuan yang sedang mengalami haid?
Menurut An-Nawawi dalam kitabnya Raudlatut Thalibin, jelas dinyatakan bahwa "i'tikaf wanita haid dan orang yang junub tidak sah. Jika seorang wanita yang sedang beri'tikaf tiba-tiba datang haid, maka ia wajib keluar dari masjid."
Advertisement
Meskipun ada batasan ini, semangat untuk beribadah tetap dapat ditunjukkan dengan cara lain. Mari kita terus tingkatkan keimanan dan ketakwaan kita di bulan yang penuh berkah ini!
Dalam pandangan mayoritas ulama, i'tikaf yang dilakukan oleh wanita yang sedang haid dianggap tidak sah dan bahkan haram jika dilakukan di dalam masjid.
Hal ini dikarenakan salah satu syarat sahnya i'tikaf adalah harus suci dari haid, nifas, dan junub. Dalil utama yang mendasari pendapat ini adalah firman Allah dan riwayat dari Aisyah RA yang menyatakan bahwa pada zaman Rasulullah, wanita yang haid diperintahkan untuk keluar dari masjid.
Imam Nawawi dalam karyanya, Al-Majmu', menegaskan bahwa keberadaan wanita haid di masjid bisa dianggap sebagai bentuk maksiat, karena mereka dilarang berada di tempat suci dalam keadaan tersebut.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
Meskipun mayoritas ulama tegas melarangnya, ada segelintir pemikir, termasuk dari Mazhab Zahiriyah dan beberapa ulama kontemporer seperti Syaikh Musthofa al-Adawi, yang berani membolehkan wanita haid untuk melakukan i'tikaf.
Mereka berargumen bahwa niat dan tujuan spiritual dari i'tikaf tetap dapat terjaga meski dalam kondisi hadats besar.
Namun, pendapat ini masih menuai kontroversi dan tidak diterima secara luas, karena bertentangan dengan larangan yang jelas mengenai keberadaan wanita haid di masjid.
Intinya, perdebatan ini bukan hanya soal i'tikaf, melainkan lebih kepada keharaman bagi wanita haid untuk berdiam di masjid, yang umumnya disepakati oleh mayoritas mazhab.
Advertisement
Ketika seorang wanita yang tengah menjalani i'tikaf tiba-tiba kedatangan haid, ia harus segera meninggalkan masjid dan menghentikan ibadahnya.
Ini sesuai dengan prinsip fiqih yang menyatakan bahwa jika syarat sah ibadah hilang, maka ibadah tersebut tidak dapat dilanjutkan.
Para ulama sepakat bahwa haid yang muncul di tengah i'tikaf menjadikan ibadah tersebut tidak sah untuk sisa waktu yang ada. Namun, jangan khawatir!
Setiap niat dan amal baik yang dilakukan sebelum datangnya haid tetap tercatat sebagai pahala, asalkan dilaksanakan dengan tulus.
Yang terpenting adalah menerima ketetapan Allah dengan lapang dada, karena setiap keadaan, termasuk datangnya haid, adalah bagian dari takdir yang sarat makna dan hikmah.
Bulan Ramadhan adalah momen yang sarat berkah, di mana setiap detik berharga untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Bagi wanita yang sedang haid, meskipun puasa dan shalat tidak dapat dilaksanakan, masih ada banyak jalan untuk meraih pahala yang melimpah.
Mereka dapat melantunkan selawat dan zikir, membaca Al-Qur'an dari ingatan, serta melakukan berbagai amalan kebaikan lainnya. Tak ketinggalan, bersedekah dan berdoa serta memperbanyak kalimat thayyibah seperti tahmid, tasbih, dan takbir menjadi pilihan yang sangat dianjurkan.
Seperti yang disampaikan Rasulullah SAW, "Bertasbih 100 kali maka ditulislah untuknya 1000 kebaikan atau dihapus darinya 1000 kesalahan," menegaskan bahwa meski berada dalam keadaan haid, wanita tetap memiliki peluang emas untuk beribadah dan mengumpulkan pahala.
(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)
(kpl/rao)
Advertisement
Potret Dekorasi Rumah Yura Yunita, Kaya Ornamen Estetik
Gaya Busana Audi Marissa Buat Lebaran 2025, Padu Padankan Warna Putih dan Hitam
7 Potret Levian Anak Lesti Kejora Lincah dan Imut Joget Velocity, Rizky Billar Heran Siapa yang Ngajarin
Unboxing Hampers Lebaran Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Isinya Melimpah
Foto Chat Kim Sae Ron Setelah Diminta Bayar 700 Juta Won oleh Gold Medalist, Sebut Dunianya Hancur - Merasa Ditipu