AXA Mandiri dan AXA Ajak Perempuan Bebas dari Tekanan Lewat Talkshow 'Jadi Perempuan Tanpa Beban Risiko'

AXA Mandiri dan AXA Ajak Perempuan Bebas dari Tekanan Lewat Talkshow 'Jadi Perempuan Tanpa Beban Risiko' Credit: Kapanlagi.com/M. Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Tahukah kamu, ternyata perempuan dikenal lebih mudah terkena risiko fisik dan mental dibandingkan laki-laki. Salah satu penyebabnya adalah karena perempuan seringkali melakukan multi peran, seperti bertanggung jawab atas rumah tangga, anak, pekerjaan, dan lain-lain. Oleh karenanya, hal tersebut harus diatasi dengan kebiasaan membangun kesehatan fisik dan mental, salah satunya olahraga.

Adanya permasalahan tersebut membuat PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri), PT AXA Financial Indonesia dan PT AXA Insurance Indonesia (AXA), menggerakan kampanye “Perempuan Tanpa Beban Risiko” sebagai dukungan nyata terhadap perempuan.

Sebagai bagian dari kampanye, AXA Mandiri dan AXA menggelar acara “Dare to Be Fit” di Senayan Park (21/10). Acara ini mengangkat tiga permasalahan yang relate dengan perempuan, yaitu kesehatan fisik, kesehatan mental, dan kesehatan finansial.

Lepas Beban Lewat Kebugaran Fisik

Credit: Kapanlagi.com/M. Akrom Sukarya

Influencer sekaligus instruktur senam, Cantika Felder mengatakan bahwa perempuan tanpa beban risiko adalah mereka yang peduli sama kesehatan. Dirinya menyebut, sebelum mengajak orang lain, utamakan untuk peduli dengan kesehatan diri sendiri terlebih dahulu.

“Kalau sehat sendiri kita tuh terbebas dari penyakit. Namun, kalau bugar, kita harus memastikan kondisi kita, jangan sampai capek dan kelelahan. Soalnya sebagai perempuan kan kita ini multi peran ya, baik di rumah atau di luar,” katanya.

“Nah, sebagai perempuan sendiri kira-kira kalau melakukan banyak aktivitas sampai malam tuh staminanya masih ada nggak. Jangan sampai beraktivitas terus menerus tapi nggak dikasih waktu istirahat,” jelas Cantika.

Selanjutnya, untuk mendukung kebugaran tersebut, Cantika mengungkapkan bahwa perempuan harus memiliki support system yang baik. Bisa dimulai dari pasangan, orang tua, anak, hingga teman.

“Cobalah untuk mengajak orang-orang terdekat menjaga kebugarannya dengan berolahraga sebagai quality time. Ini bisa dimulai dengan langkah sederhana seperti jalan pagi keliling komplek,” ungkapnya.

“Dengan melakukan langkah awal seperti itu, sehatnya nggak sendiri, tapi bareng-bareng. Nah, selain olahraga, pastikan juga menu yang dikonsumsi itu menu sehat ya, jadi harus mindful dari sisi gizinya. Sehingga apa yang kita dapatkan di tubuh ini menyeluruh manfaatnya,” jelas Cantika.

Bebas Tekanan dengan Jaga Kesehatan Mental

Credit: Kapanlagi.com/M. Akrom Sukarya

Perlu diketahui bahwa kesehatan mental yang stabil menjadi komponen penting bagi seseorang, khususnya perempuan yang mengemban banyak tanggung jawab. Tara De Thouars sebagai Clinical Psychologist menjelaskan bahwa perempuan itu cenderung sensitif emosional.

“Ini karena otak perempuan faktanya lebih rumit dibandingkan laki-laki, sehingga mereka dikenal dengan sifat ‘baperan’. Secara mental, faktanya perempuan itu memang lebih berisiko, di mana mereka lebih mudah mengalami gangguan mental, emosional, depresi, anxiety jika dibandingkan laki-laki,” imbuh Tara.

Ia bahkan menyebut, 1 dari 5 perempuan punya kecenderungan mengalami masalah mental dibandingkan pria, kalau pria perbandingannya adalah 1 dari 8.

Tara pun memaparkan bagaimana cara mengatasi permasalahan mental yang dialami oleh para perempuan. Menurutnya, perempuan harus bisa mengatur prioritas dan meluangkan waktu untuk me time tanpa rasa bersalah.

“Biasanya, perempuan sering memikirkan segala tanggung jawabnya saat sedang me-time. Selain itu, coba untuk sempatkan say thanks ke dan mengapresiasi diri sendiri, karena apa yang dilakukan perempuan itu berat, sama sekali nggak mudah,” paparnya.

“Mungkin kalau saya biasanya sekadar butterfly hug ya ke diri sendiri dan berterima kasih. Terus, jaga pikiran baik dan positif untuk mental yang lebih stabil lagi. Jadi, harus mulai memperhatikan diri sendiri,” jelas Tara.

Kondisi Finansial Berperan Penting

Credit: Kapanlagi.com/M. Akrom Sukarya

Rista Zwestika sebagai Financial Planner menjelaskan bahwa perempuan bebas risiko merupakan perempuan yang lepas dari tekanan dan kekhawatiran-kekhawatiran. Mulai dari mental health, kesehatan fisik, hingga yang paling mempengaruhi adalah dari sisi keuangannya.

“Nggak punya uang, nggak bisa ngapa-ngapain. Memang uang bukan segalanya, tapi mau ikutan olahraga juga kadang-kadang pakai duit. Kemudian kalau ada masalah mental mau ketemu dengan ahlinya juga pasti ada uangnya,” jelasnya.

“Jadi bebas risiko adalah bebas dari tekanan, beban, dan kekhawatiran, pada akhirnya dia bisa berdaya buat dirinya dan orang lain,” imbuh Rista.

“Jika kita sebagai perempuan nggak memiliki penghasilan tambahan, akan sulit mempertahankan risiko yang berpengaruh besar pada kondisi keuangan, contohnya saat suami tutup usia, pandemi, dan lain-lain,” jelasnya.

Rita menegaskan, terdapat banyak sisi finansial yang berdampak jika perempuan tidak memiliki rencana keuangan yang tepat.

“Bayangkan kalau nggak mandiri secara keuangan, siapa yang mau menanggung semuanya?” tegasnya.

Rangkaian Kegiatan Dare to Be Fit

Credit: Kapanlagi.com/M. Akrom Sukarya

Selain talkshow yang termasuk pada rangkaian acara ini, ada juga beberapa aktivitas seru yang mendukung kebugaran. Di antaranya adalah cardio dance bersama Rocca Space dan poundfit yang dipandu oleh Poundfest. Kegiatan-kegiatan ini bisa menjadi langkah awal para perempuan dalam menjaga kondisi fisik dan mental mereka.

Selanjutnya, tersedia beberapa booth untuk mendukung penerapan tiga tema besar yang telah disebutkan, yaitu fisik, mental, dan finansial. Kegiatannya berupa ‘Scream O’ Matter’ di Mental Fitness Area, Sprint Games dan Health Meter di Physical Fitness Area, kemudian Stick Drop di Financial Fitness Area.

Beberapa kegiatan di booth ini bisa menjadi pilihan menarik bagi peserta dalam berpartisipasi dan merasakan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan fisik, mental, dan finansial.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kly/glo)

Rekomendasi
Trending