Berawal dari Hobi, Razeto Fishing Kini Jadi Media dan Brand Andalan Komunitas Pemancing Indonesia

Tomy Prasetio, otak di balik platform Razeto Fishing (Credit: Dokumentasi Pribadi)
Kapanlagi.com - Hobi yang ditekuni dengan konsisten kini semakin sering berkembang menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Fenomena tersebut juga terlihat di industri memancing, yang tidak lagi sekadar menjadi aktivitas rekreasi, tetapi telah tumbuh menjadi ekosistem dengan pasar yang terus berkembang.
Salah satu contoh sukses datang dari Razeto Fishing (@razetofishing). Platform yang dibangun oleh Tomy Prasetio ini berhasil berkembang menjadi media informasi, wadah edukasi, sekaligus brand yang diperhitungkan di kalangan komunitas pemancing atau angler di Indonesia.
Berbekal pengalaman di dunia usaha dan kecintaannya terhadap aktivitas outdoor, Tomy berhasil mengubah dokumentasi sederhana saat memancing menjadi sebuah platform profesional yang kini dipercaya sebagai referensi bagi para pecinta dunia fishing.
Advertisement
1. Melihat Potensi Besar di Balik Industri Memancing

Perjalanan Razeto Fishing bermula dari kebiasaan Tomy yang kerap mengabadikan pengalaman memancing secara alami tanpa rekayasa. Dari sana, ia melihat bahwa dunia memancing memiliki potensi bisnis yang jauh lebih besar dibanding sekadar aktivitas mengisi waktu luang.
Menurutnya, industri ini memiliki kebutuhan yang sangat luas, mulai dari joran, reel, umpan, mata kail, apparel khusus, hingga berbagai aksesori pendukung yang terus berkembang mengikuti kebutuhan para pemancing.
Berangkat dari pemikiran tersebut, lahirlah nama Razeto Fishing sebagai identitas brand yang dirancang agar mudah diingat sekaligus memiliki karakter yang kuat. TikTok dipilih sebagai platform utama karena mampu menjangkau audiens luas sekaligus membangun interaksi yang cepat dengan komunitas.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Konsisten Bangun Kepercayaan Lewat Konten yang Autentik
Di tengah derasnya arus informasi digital, Tomy mengakui tantangan terbesar bukan hanya membuat konten menarik, tetapi menjaga kepercayaan audiens agar tetap percaya terhadap setiap informasi yang dibagikan.
Apalagi, konten memancing membutuhkan proses produksi yang tidak sederhana. Mulai dari perjalanan ke lokasi, kondisi cuaca yang tidak menentu, hingga biaya operasional yang cukup besar menjadi bagian dari proses di balik layar.
"Tantangan terbesar dalam membangun @razetofishing adalah menjaga konsistensi konten, menjaga kepercayaan audiens, dan memastikan informasi yang dibagikan tetap relevan dengan kebutuhan pemancing. Karena akun ini tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga berkaitan dengan produk dan edukasi, maka setiap konten harus dibuat dengan lebih serius," jelas Tomy Prasetio.
Pendekatan tersebut membuat Razeto Fishing dikenal karena selalu menghadirkan ulasan yang jujur, pengalaman nyata di lapangan, serta informasi yang benar-benar dibutuhkan komunitas pemancing.
3. Siap Ekspansi Jadi Brand Fishing yang Lebih Besar
Konsistensi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Kini Razeto Fishing tidak hanya dikenal sebagai akun media sosial, tetapi juga berkembang menjadi media, sarana edukasi, sekaligus jembatan yang menghubungkan komunitas pemancing dengan berbagai produk berkualitas di industri alat pancing.
Tomy pun bersyukur karena platform yang awalnya lahir dari sebuah hobi kini mampu membuka banyak peluang kolaborasi sekaligus memperluas jaringan bisnis.
"Bagi saya, pencapaian terbesar adalah ketika @razetofishing bisa berkembang dari sekadar akun hobi menjadi media, wadah edukasi, dan bagian dari bisnis di dunia fishing. Akun ini bukan hanya menjadi tempat untuk menampilkan konten, tetapi juga menjadi jembatan antara produk, komunitas, dan para pemancing yang membutuhkan informasi maupun perlengkapan berkualitas," tambahnya.
Ke depan, Razeto Fishing telah menyiapkan langkah yang lebih besar dengan mengembangkan lini perlengkapan memancing dan apparel secara mandiri. Ambisi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun Razeto Fishing sebagai brand lokal yang bukan hanya menjual produk, tetapi juga benar-benar memahami kebutuhan para pemancing Indonesia melalui pengalaman langsung di lapangan.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/gtr)
Advertisement
D Academy 8
- Lesti Kejora Berita TerbaruPotret Lesti Kejora - Alexa di Panggung Dangdut Academy 8, Cantik dan Glamor











































