Berprestasi, Timnas U16 Diguyur Rp1,5 Miliar oleh Kemenpora

Senin, 27 Agustus 2018 07:15 Penulis: Iwan Tantomi
Berprestasi, Timnas U16 Diguyur Rp1,5 Miliar oleh Kemenpora
(c) Merdeka

Kapanlagi Plus - Pemerintah mengapresiasi pencapaian Timnas U-16 yang berhasil menjadi juara di ajang AFF. Hal itu membuat Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta memberikan respon positif. Menurutnya Kemenpora mempunyai kompetisi berjenjang di antaranya U-12, U-14, U-16. Melalui sistem pembinaan usia muda berjenjang ini, Kemenpora pun telah berkontribusi terhadap keberhasilan Timnas U-16.

"Secara umum pembinaan usia muda dilihat secara budget setiap kompetisi berjenjang ini setiap tahunnya menghabiskan Rp8,7 Milyar, kemudian liga santri Rp8 Milyar, Gala Desa lebih dari Rp8 Milyar, dan di PPLP 23,4 milyar," katanya.

Artinya kata Raden, untuk membuat pembinaan usia muda yang sistematis tersebut pihaknya telah mengalokasikan anggaran per tahun Rp55,4 Milyar.

"Insya Allah nanti untuk Timnas U-16 ini pak Menteri akan mengundang entah di ruang kerjanya atau kediaman beliau, sekaligus kita undang masing-masing stakeholder yang punya andil terhadap keberhasilan U-16," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga angkat bicara terkait beredarnya surat terkait penolakan Kemenpora yang tidak dapat membantu Timnas U-16 di Piala AFF. Melalui Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana mengatakan bahwa di tahun 2018 Kemenpora telah memberikan kontribusi kepada PSSI, khususnya untuk Pelatnas Asian Games maupun peningkatan kualitas tenaga keolahragaan.

Nilai yang kami bantu kepada PSSI totalnya sebesar Rp26,77 milyar khusus 2018. Rinciannya terdiri dari tim putra sepakbola Asian Games Rp10,1 milyar, tim putri Rp9,1 milyar. Kami juga beri bantuan untuk peningkatan kualitas dan kapasitas keolahragaan khususnya yang ada di PSSI antara itu adalah tentang licency wasit, upgrading pelatih, dan bantuan pelatih profesional total Rp5,9 Milyar, paparnya.

Sementara itu, khusus untuk U-16 karena saat itu akan tampil di kualifikasi Asia pihaknya membenarkan bahwa tidak memberikan bantuan pada babak penyisihan beberapa waktu lalu.

"Tapi karena lolos dan juara, maka kami akan beri bantuan untuk pembinaan dan kesiapan atlet adalah sebesar Rp1,5 Milyar. Jadi total Rp26,77 milyar ini adalah murni APBN dan murni akan disampaikan ke PSSI. Sehingga nanti mekanisme bagaimana pencairannya mungkin nanti pengurus PSSI bisa mengajukan proposal kepada kami, khususnya yang Rp1,5 milyar," jelasnya saat konferensi pers di Media Center Kemenpora, Jakarta, Senin (13/8).

(kly/tmi)

Reporter:

Iwan Tantomi



MORE STORIES




REKOMENDASI