Bertekad Kuat, Seorang Anak Pemulung Berhasil Jadi Anggota Polisi

Rabu, 09 Agustus 2017 12:18 Penulis: Agista Rully
Bertekad Kuat, Seorang Anak Pemulung Berhasil Jadi Anggota Polisi
ilustrasi merdeka.com

Kapanlagi Plus - Berbeda dengan Korea Selatan atau Amerika Serikat yang punya program wajib militer, masyarakat Indonesia justru tertarik mengabdi pada negara tanpa terpaksa. Ada bermacam faktor yang mempengaruhi keinginan ini tapi banyaknya anak muda yang berminat masuk ke kepolisian atau militer merupakan hal yang bagus.

Sayangnya dari sekian banyak peminat, baik TNI ataupun Polri hanya dapat menyaring sebagian saja. Apalagi penilaian untuk mengabdi pada negara sebagai aparat keamanan juga tak mudah. Harus punya fisik dan mental yang kuat serta kecerdasan yang optimal.

Untuk mengangkat derajat orangtua pula, Karisma Arya Gus Saputra anak seorang pemulung berjuang lebih keras dan mati-matian agar bisa masuk ke dalam jajaran kepolisian. "Karisma Arya Gus Saputra merupakan putra pasangan yang bekerja sebagai pemulung," tulis Divisi Humas Polri melalui akun Facebook mereka.

Seorang anak pemulung berhasil jadi anggota polisi lewat usaha dan kerja keras  Facebook.com/Divisi Humas PolriSeorang anak pemulung berhasil jadi anggota polisi lewat usaha dan kerja keras Facebook.com/Divisi Humas Polri

"Dalam kesehariannya Karisma membantu pekerjaan orangtua yang bekerja sebagai pemulung karena kondisi kesehatan orangtua semakin menurun dan tidak memungkinkan untuk bekerja terlalu lelah," lanjut Humas Divisi Polri.

Rupanya pemuda kelahiran Pangkal Pinang, 28 Mei 1999 lalu telah bermimpi untuk jadi abdi negara sejak masih kecil. Usai menyelesaikan sekolah di SMAN 2 Pangkal Pinang, Karisma mendaftar seleksi anggota Polri Jalur Brigadir. Begitu lolos seleksi, dirinya harus menjalani masa pendidikan 7 bulan di Sekolah Polisi.

Begitulah, bila seseorang mau mengejar cita-cita dengan sungguh-sungguh niscaya akan selalu ada jalan baginya. Bahkan Karisma yang tidur hanya beralaskan tikar pun bisa meraih impiannya, kenapa kita tidak?

(kpl/agt)

Editor:

Agista Rully



MORE STORIES




REKOMENDASI