Buku '7 Kilometer - Seruas Perjalanan Verawati Basri', Kisahkan CEO Berusia 28 Tahun

Selasa, 05 November 2019 23:18 Penulis: Tantri Dwi Rahmawati
Buku '7 Kilometer - Seruas Perjalanan Verawati Basri', Kisahkan CEO Berusia 28 Tahun
7 Kilometer - Seruas Perjalanan Verawati Basri Β© KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi Plus - Kepustakaan Populer Gramedia menerbitkan buku baru: “7 Kilometer - Seruas Perjalanan Verawati Basri” karya Asteria Elanda. Buku tentang kehidupan wanita pemimpin di bidang transportasi, yang memulai karier dari bawah, dan mampu mendirikan perusahaannya sendiri di usia relatif muda.

“Pengusaha harus berani mengambil risiko, asalkan ada alasan yang bisa dipertahankan di baliknya,” kata Verawati di halaman 36 bukunya. Bisnis yang digeluti Verawati adalah transportasi, bisnis maskulin, yang masih didominasi pria. Di awal perusahaan berdiri, Verawati terjun langsung dalam negosiasi bisnis, sampai memberi arahan pada orang-orang di lapangan.

“Butuh seni tersendiri berkomunikasi dengan mekanik dan pengemudi. Tapi jika kita mengutamakan empati, mengerti apa yang mereka rasakan, dan memberikan apa yang mereka butuhkan, maka mereka akan memberikan loyalitas yang diharapkan perusahaan,” (halaman 28) - Kata Verawati, seorang CEO di Trans Pacific Global, perusahaan transportasi yang saat ini cukup diperhitungkan.

Seperti kebanyakan orang, Verawati memulai karier dari tangga paling bawah, yaitu menjadi seorang counter sales di salah satu dealer kendaraan mewah. Kariernya bergerak maju ke perusahaan di bidang sewa kendaraan. Di sinilah ia menguasai ilmu mulai dari bawah dengan segala permasalahannya. Meskipun bekerja sambil meneruskan kuliah, di perusahaan tersebut Verawati diandalkan menjadi garda depan hingga mencapai posisi yang mapan. Namun Verawati memiliki jiwa petarung. Ia memilih mengadu peruntungan mendirikan perusahaan sejenis bersama beberapa rekannya.

Namun dalam perkembangannya, Verawati meneruskan usaha itu sendirian. Jatuh bangun tanpa putus asa, modal minim, diusir layaknya fakir, berkantor di gudang, dimulai dari nol kilometer, dan tiga unit mobil, Verawati memulai mendirikan Trans Pacific Global di tahun 2007. Belum sempat menyelesaikan pendidikannya sebagai sarjana, akhirnya Verawati sudah menjadi CEO di usia 28 tahun.

Kepustakaan Populer Gramedia menerbitkan buku baru: “7 Kilometer - Seruas Perjalanan Verawati Basri” karya Asteria Elanda (KapanLagi.com/Mathias Purwanto).Kepustakaan Populer Gramedia menerbitkan buku baru: “7 Kilometer - Seruas Perjalanan Verawati Basri” karya Asteria Elanda (KapanLagi.com/Mathias Purwanto).


Tak mudah menjadi pemimpin. Namun yang diyakininya, menjadi pemimpin adalah contoh. “Salah satu tantangan menjadi seorang pemimpin adalah harus menjadi contoh. Jika saya adalah contoh yang baik, maka dengan ringan tim saya akan mengikuti arah yang sama. Sehingga semua bisa berjalan bersama seirama untuk mencapai tujuan,” kata Verawati (halaman 9).

Tak hanya menjadi contoh. Verawati juga menjalankan bisnis dengan mengandalkan kekuatan tim. Di awal berdirinya Trans Pacific Global, diceritakan di buku ini, tidak satu dua kali Verawati menjual barang-barang pribadinya untuk memenuhi kewajibannya pada karyawan. Sebab Verawati sadar, bukan hanya karyawan yang menjadi tanggung jawabnya, melainkan juga keluarga karyawan.

Banyak motivasi yang bisa dipelajari dalam buku ini. Baik motivasi kehidupan, maupun motivasi dalam kepemimpinan. Sebagai wanita pemimpin, Verawati pandai menata emosi. “Menghindari nada tinggi dan menyampaikan maksud dengan rendah hati, serta memberikan ruang untuk lawan bicara, akan membuat kita menjadi pemenang,” kata Verawati dalam buku ini (halaman 78).

Jika pun sesekali gagal dalam pertarungan bisnis, Verawati tetap tenang. “Belum mampu bukan berarti tidak menang. Tetapi kemampuan untuk tidak pernah menyerah, itulah jiwa seorang pemenang yang sebenarnya,” demikian kata Verawati (halaman 79).

Di hari jadinya yang ke-40, pada 2 November lalu, Verawati meluncurkan buku ini di Hotel Mandarin Jakarta. Disusul pada tanggal 8 November 2019 nanti, Verawati akan membagikan buku ini pada 500 kaum muda yang kurang beruntung (remaja yatim dan dhuafa). Diharapkan Verawati, buku ini bisa menjadi semangat kaum muda tersebut, dan juga masyarakat luas (buku akan tersedia di Gramedia mulai 4 November 2019) untuk meraih mimpi. “Sebuah keberhasilan bisa dimulai dari pemikiran kita, dari mimpi dan angan-angan.

Dibantu dengan doa, usaha, dan kerja keras, semua mimpi itu bisa terealisasi dalam kehidupan siapa pun,” kata Verawati (halaman 55). Ubah cara berpikirmu, dan kau akan mengubah duniamu, itulah yang telah Verawati buktikan.

Angka 7 kilometer adalah kiasan angka indah dalam kehidupan, yang telah berhasil dilalui Verawati. Banyak lagi kilometer-kilometer berikutnya yang akan ditempuhnya. Vera memastikan, akan meneruskan langkahnya dengan nilai-nilai yang sama dengan nilai-nilai yang telah membawanya hingga sejauh ini. “Semangat saya bertambah tinggi karena langkah kecil saya ini berarti juga untuk memajukan pembangunan bangsa, melalui lapangan kerja yang saya ciptakan,” kata Verawati dengan rendah hati.

(kpl/pur/tdr)

Reporter:

Mathias Purwanto.



MORE STORIES




REKOMENDASI